Waspada
Waspada » HUDA: Tinjau Kembali Keberadaan Billiard Di Langsa
Aceh

HUDA: Tinjau Kembali Keberadaan Billiard Di Langsa

Waspada/Munawar Ketua Umum PW HUDA Kota Langsa Tgk. Murdani Muhammad

LANGSA (Waspada): Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kota Langsa Tgk. Murdani Muhammad meminta kepada Pemerintah Kota Langsa untuk menijau kembali keberadaan billiard di Kota Langsa.

“Permainan billiard tersebut dikhawatirkan akan terjerumus kepada bentuk perjudian (maisyir) dan akan muncul kegiatan kemaksiatan lainnya,” sebut Tgk. Murdani Muhammad yang juga Pimpinan Dayah Futuhul Mu’arif Al-Aziziyah kepada Waspada, Senin (17/2).

Lanjutnya, saat ini terkait kegiatan olahraga billiar tersebut, sudah menjadi viral di Kota Langsa khususnya dan Aceh pada umumnya. Karena banyak pihak yang menilai tidak layak dan dikhawatirkan berisiko keperjudian maupun taruhan.

Oleh karena itu, kami berharap kepada pihak terkait Pemerintah Kota Langsa agar meninjau kembali terkait pemberian izin permainan billard demi jalannya penegakan Syari’at Islam di Kota Langsa, imbuh Tgk. Murdani Muhammad.

Sementara, Ketua Pengcab Persatuan Olahraga Biliard Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Langsa, Hanafi MPA ketika dikonfirmasi Waspada mengatakan, kehadiran pusat sarana billiard di Latte One tersebut murni untuk olahraga, bukan sebagai tempat taruhan maupun perjudian.

“Jika ditemukan pemain biliard yang melakukan perjudian di tempat tersebut laporkan kepada kami dan akan kita proses secara hukum. Hadirnya pusat latihan olahraga biliard itu diharapkan bisa menjaring atlit-atlit berbakat dalam cabang billiard,” ujar Hanafi.

Lanjutnya, setiap waktu shalat lima waktu kegiatan olahraga billiard dihentikan, begitu juga setiap malam Jumat bahkan kegiatan latihan olahraga tersebut kami tutup.

“Untuk itu, kami mengharapkan kepada masyarakat agar bersama-sama menantau pusat latihan biliard itu, jika nantinya ada permainan taruhan segera dilaporkan,” harap Hanafi.

Sambungnya, hal tersebut merupakan sebagai bukti dan komitmen kami bahwa kehadiran pusat olahraga biliard, murni untuk olahraga serta mendukung sepenuhnya penegakan syariat Islam sebagai visi misi Wali Kota Langsa sebagai kota pariwisata yang berkarakter islami.

Dalam waktu dekat ini, kami juga akan mengelar turnamen billiard pada, Kamis (27/2) untuk mencari bibit atlit billiard agar dapat mengukir prestasi di berbagai event-event olahraga resmi.

“Tujuan dibukanya pusat biliard ini hanya untuk menampung keterampilan yang dimiliki masyarakat Kota Langsa yang hobi olahraga billiard,” tandas Hanafi. (cmw)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2