Hj. Nurhayati Aziz Bantu Ratusan Pelaku Usaha Dan Latih Desain Grafis Untuk Warga - Waspada

Hj. Nurhayati Aziz Bantu Ratusan Pelaku Usaha Dan Latih Desain Grafis Untuk Warga

- Aceh
  • Bagikan

LHOKSEUMAWE (Waspada): Selama hampir dua tahun setengah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe, Hj. Nurhayati Aziz telah membantu pelaku UMKM yang jumlahnya ratusan orang di Kecamatan Banda Sakti.

Selain itu pihaknya juga menggelar kegiatan pelatihan desain grafis di empat kecamatan pada tahun 2021. Bantuan tersebut bersumber dari dana aspirasi.

Terdapat sekitar 30 UMKM yang berada di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseuamwe yang dibantu modal usaha. Setiap UMKM memiliki minimal 10 orang anggota. Artinya, ada sekitar 300-an orang pelaku UMKM yang sudah terbantu dikecamatan itu.

Bantuan yang diberikan tidak dalam bentuk uang tunai tetapi dalam bentuk barang sesuai dengan kebutuhan setiap kelompok usaha. “Jika mereka bergerak di bidang pembuatan kue, maka barang yang kita berikan berupa cetakan kue atau apa saja yang dibutuhkan oleh mereka. Dan Alhamdulillah, semua bantuan untuk para pelaku usaha di 30 kelompok usaha tersebut telah kita salurkan dan sudah dimanfaatkan dengan baik oleh setiap penerima bantuan,” terang Anggota Komisi B di DPRK Lhokseuamwe itu, Selasa (16/11) siang saat dikonfirmasi Waspada.

Nurhayati Aziz mengharapkan, setiap pelaku usaha yang telah menerima bantuan yang bersumber dari aspirasinya sebagai anggota dewan dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik hingga setiap usaha yang mereka geluti berkembang dan bisa menampung tenaga kerja yang lebih banyak lagi.

Dengan demikian, cita-citanya mencalonkan diri sebagai anggota dewan untuk memperjuangkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat terutama kaum perempuan tercapai dengan baik.

“Bayangkan saja, jika setiap UMKM yang saya bantu bisa berkembang lalu dapat menampung tenaga kerja setiap tahun lima orang saja itu sudah menjadi sesuatu yang menggembirakan. Selama ini saya melihat cukup banyak warga Lhokseumawe yang menganggur terutama kaum ibu yang kondisi ekonominya masih jauh dari kata sejahtera.”

Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Lhokseuamwe itu juga menjelaskan, kalau pihaknya pada tahun 2021 telah melaksanakan kegiatan pelatihan desain garfish bagi pemuda yang tersebar di empat kecamatan dalam wilayah Kota Lhokseumawe yaitu Kecamatan Banda Sakti, Muara Satu, Muara Dua dan Kecamatan Blang Mangat.

Pelatihan ini dilaksanakan dengan pertimbangan ke depan usaha desain grafis semakin menjanjikan seiring dengan semakin berkembangnya ilmu digital. Jumlah peserta pada pelatihan desain grafis mencapai 50 orang.

“Saya sebagai anggota dewan berharap ke 50 peserta ini bisa mendirikan usaha desain grafis di empat kecamatan, sehingga ke depan, setiap usaha yang mereka bangun dapat menampung tenaga kerja,” katanya.

Tekat Nurhayati Aziz menjadi anggota dewan lebih disebabkan untuk membantu sesame terutama dalam penyediaan tenaga kerja di Kota Lhokseumawe. “Jika saya membantu secara pribadi tentu tidak mungkin dapat saya bantu dalam jumlah besar. Kemampuan finansial saya secara pribadi cukup terbatas. Satu-satunya cara agar bantuan dapat saya berikan dalam kapasitas besar ketika saya bisa duduk di kursi DPR ini,” katanya.

Semestinya, kata Nurhayati, jumlah bantuan dapat dikucurkan dalam jumlah yang lebih banyak lagi, namun dua tahun terakhir Indonesia dilanda Covid-19 sehingga banyak anggaran yang terpaksa harus dipangkas untuk penanganan virus meamtikan itu.

“Semoga ke depan, Covid-19 ini tidak ada lagi di negara kita, sehingga anggaran dapat kita normalkan kembali untuk berbagai kebutuhan dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan untuk membantu modal usaha bagi pelaku UMKM,” harapnya.

Bantuan serupa akan terus diberikan di setiap tahun, namun bantuan tersebut diberikan pada orang yang berbeda. Sedangkan bagi pelaku usaha yang sudah menerima bantuan dari pihaknya akan terus dipantau perkembangan setiap usaha tersebut. “Jika memang ada yang tersendat dengan alasan yang dapat kita terima, maka akan kita pikirkan solusinya termasuk dalam menciptakan pasar dari setiap produk yang dihasilkan,” imbuhnya. (b07).

  • Bagikan