Waspada
Waspada » Haul Sirul Mubtadin Dihadiri Ribuan Jamaah 
Aceh

Haul Sirul Mubtadin Dihadiri Ribuan Jamaah 

Ribuan Jama’ah Sirul Mubtadin berzikir dan mendengarkan nasehat agama, di Dayah Tanwirul Qulub Al-aziziyah, Peusangan, Senin, (24/2) Waspada/Abdul Mukthi Hasan/B

BIREUEN (Waspada): Ribuan Jama’ah Majelis Ta’lim Sirul Mubtadin yang berasal dari sejumlah Kecamatan di Bireuen, menghadiri Haul Sirul Mubtadin Kabupaten Bireuen yang ke – V dan Maulidurrasur rasul, di Dayah Tanwirul Qulub Al-aziziyah Balee Habib, Gampong Cot Girek, Peusangan, Senin, (24/2).

Ribuan Jama’ah tersebut berteduh dibawah tenda yang telah disiapkan panitia dan membacakan zikir secara serentak yang dipimpin oleh Ketua Sirul Mubtadin pusat Abi razali serta diikuti dengan serentak.

Dalam kegiatan itu juga diisikan nasehat agama yang diberikan oleh Ulama Kharismatik Aceh Tgk Ahmad Tajuddin (Abi Lampisang), dari Aceh Besar.

Ketua Sirul Mubtadin Bireuen, Tgk Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan, berjalannya Sirul Mubtadin tersebut dikarenakan ada para jamaahnya dan dengan adanya Sirul Mubtadin juga sudah menjadi ikatan persaudaraan.

Kegiatan acara yang terlaksana pada hari ini, dikarenakan kegigihan serta kesabaran jamaah Sirul Mubtadin. pengajian memang sudah ada, akan tetapi jamaahnya tidak sebanyak pada hari ini, banyaknya kehadiran jamaah dikarenakan ketuanya berkecimpung di dalam masyarakat.

“Bila ketua mundur dan tidak mau maka acara seperti ini dan pada hari ini tidak akan terjadi,” ucap Tgk Sulaiman atau yang lebih akrab di panggil Walidi.

Ketua Panitia Acara, Tgk H Jalaluddin H Mukhtar, juga mengatakan Sirul Mubtadin wajib untuk diberikan dukungan. Dengan kehadirannya agar tidak bisa diambil masyarakat untuk diajarkan aliran aliran diluar ahli sunnah wal jamaah.

Begitu juga dengan beberapa majlis lain seperti Tastafi yang di pimpin oleh Tgk H.M.amin (ayah cot troeng), Asyifa yang dipimpin Abon buni juga wajib didukung karena untuk kebaikan. Dengan begitu maka ahli sunnah Wal jamaah menjadi pelopor yang tidak bisa dikalahkan dan dipatahkan diluar dari padanya.

“Bila ada yang menyampaikan Sirul Mubtadin begana begini dilingkungan kita, hari ini saya mengatakan Sirul Mubtadin bukan aliran sesat dan bukan aliran yang ada minat tertentu diluar dari pada syariat,” jelasnya.

Tgk Jala juga menyampaikan, Sirul Mubtadin bila ada jamaah yang meninggal, juga menyedekahkan doa samadiah kepada para Jama’ah, begitu juga dengan guru yang telah berpulang kepada Allah SWT.

“Jangan sampai, orang lain yang samadiah tidak boleh, kita juga tidak berbuat, yang seperti itu jangan sampai ada kita,” ajak pimpinan Dayah Tanwirul Qulub Al-aziziyah itu.

Hadir pada Haul Sirul Mubtadin tersebut, Tgk H Usman Ali (Abu Kuta Krueng), sejumlah Pimpinan Dayah serta masyarakat hadir. (cb02/B)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2