Hari Kedua Ujian CPNS Di Aceh Singkil, 122 Orang Lolos Passing Grade

Hari Kedua Ujian CPNS Di Aceh Singkil, 122 Orang Lolos Passing Grade

- Aceh
  • Bagikan
Didampingi BKN Aceh Regional 13 dan Inspektur Inspektorat M Hilal, Bupati Dulmusrid meninjau pelaksanaan ujian di Aula Dinas Kesehatan, Senin (27/9). Waspada/ Arief H
Didampingi BKN Aceh Regional 13 dan Inspektur Inspektorat M Hilal, Bupati Dulmusrid meninjau pelaksanaan ujian di Aula Dinas Kesehatan, Senin (27/9). Waspada/ Arief H

SINGKIL (Waspada): Memasuki hari kedua pelaksanaan ujian seleksi Calon Pegawai Negeri Singkil (CPNS) di Kabupaten Aceh Singkil, sebanyak 122 orang peserta berhasil mencapai nilai passing grade. Sayangnya, sebanyak 25 orang diantaranya tidak hadir saat jadwal pelaksanaan ujian hingga hari kedua, dan terancam gagal menjadi PNS karena tidak bisa mengikuti ujian CPNS.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Aceh Singkil Ali Hasmi, dikonfirmasi Waspada.id, Senin (27/9) dilokasi ujian Aula Dinas Kesehatan mengatakan, untuk peserta ujian pada hari pertama dalam 4 sesi ujian, berhasil memperoleh nilai passing grade sebanyak 69 orang. Dan yang tidak hadir pada hari pertama sebanyak 11 orang.

                                             

Sementara hasil kelulusan sesi 1 sampai 3 pada hari kedua ujian, berhasil mencapai nilai passing grade sebanyak 53 orang dan 14 orang peserta yang tidak hadir. Sementara sesi ke-4 sedang berlangsung.

Saat disinggung para peserta yang tidak hadir, kata Hasmi, mereka belum bisa dinyatakan gagal. Sebab belum diketahui apa alasan ketidak hadiran mereka. Jika ketidak hadiran karena terkonfirmasi Covid-19 para peserta yang tidak hadir bisa kembali mengikuti ujian.

“Nanti akan dijadwalkan ujian berikut nya untuk peserta yang tidak ikut ujian. Dan BKN yang menentukan jadwalnya. Tapi karena terkonfirmasi Covid kalau karena hal lain ya dianggap gagal,” terang Hasmi.

Hingga pelaksanaan ujian pada hari kedua diraih Titik Dewi Widawati dengan perolehan nilai tertinggi 428. Dan Ananda Dasti memperoleh passing grade tertinggi kedua dengan total nilai 427, beber Hasmi.

Sebelumnya di hadapan Bupati Dulmusrid dan Badan Kepegawaian Regional 13 Aceh, Sekda Azmi serta kepala SKPK, Hasmi melaporkan, untuk penerimaan CPNS tahun 2021, Aceh Singkil mendapat jatah sebanyak 737 formasi. Meliputi, untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru sebanyak 509 formasi. PPPK non guru sebanyak 140 formasi dan jatah CPNS sebanyak 88 formasi.

Bupati Dulmusrid saat meninjau pelaksanaan ujian di Aula Dinas Kesehatan berpesan, peserta ujian jangan berharap bergantung kepada siapapun.

“Meski dekat dengan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda itu tidak berpengaruh bisa meluluskan jadi PNS,” ucap Dulmusrid.
Kelulusan berdasarkan hasil nilai ujian hanya Allah yang bisa menjamin kelulusan. Pelaksanaan ujian tidak ada intevensi dari siapapun. Dan tidak ada dipungut biaya, tegas Dulmusrid. (B25)

  • Bagikan