H M Nasir Djamil: Pemerintah Harus Alokasi Dana Untuk Pembinaan Umat Di Masjid

- Aceh
  • Bagikan

IDI (Waspada): Di Aceh, masjid menjadi harus menjadi pusat pembinaan, pelatihan dan pengkaderan. Untuk mewujudkan itu butuh perhatian dan ‘suntikan’ dana yang memadai dari pemerintah, baik Pemerintah Aceh maupun kabupaten/kota.

“Selain dijadikan pusat ibadah, masjid harus menjadi pusat pembinaan umat. Tapi itu semua akan terwujud disaat alokasi dana memadai,” kata anggota DPR-RI, H M Nasir Djamil, M.Si (foto) kepada Waspada.id, Minggu (21/11).

Belakangan diakui banyak masjid yang dijadikan pusat pembelajaran anak-anak jenjang Taman Kanak-kanak Alquran (TPA). Bahkan sebagian besar juga dijadikan lokasi kajian keagamaan dengan mengundang para alim ulama, sehingga masjid menjadi tempat muzakarah.

“Tapi jika tidak dituntun dengan alokasi yang mencukupi, maka sulit berkembang,” ujar Nasir Djamil, seraya berharap ke depan dana dari sumber Otonomi Khusus (otsus) perlu dialokasikan untuk lembaga masjid, seperti Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI).

Politisi PKS itu berharap, pemerintah perlu memperhatikan lembaga BKPRMI kabupaten/kota, sehingga kegiatan pembinaan, pelatihan dan pendidikan dapat berjalan secara optimal. “Kita akui, ormas Islam seperti BKPRMI giat selama ini melakukan pembinaan dan pengkaderan, sehingga perlu didukung dengan pendanaan yang memadai dari pemerintah,” demikian H Nasir Djamil. (b11).

Keterangan Foto : Anggota DPR-RI Fraksi PKS, H M Nasir Djamil, M.Si. Waspada/M. Ishak.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *