Waspada
Waspada » Guru SMAN 1 Lhokseumawe Terbitkan Buku Sejarah Malikussaleh
Aceh

Guru SMAN 1 Lhokseumawe Terbitkan Buku Sejarah Malikussaleh

Waspada/Zainal Abidin Hamdani Mulya memperlihatkan buku sejarah Kerajaan Samudra Pasai yang baru saja diterbitkan, Minggu (15/11). 

LHOKSEUMAWE (Waspada): Meskipun di tengah pandemi Covid-19, namun Hamdani Mulyani, Guru SMAN 1 Lhokseumawe berhasil menyelesaikan buku tentang jejak kegemilangan sejarah Kerajaan Samudra Pasai.

Buku “Jejak Dakwah Sultan Malikussaleh” diterbitkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh. Hamdani Mulya kepada Waspada, Minggu (15/11) menyebutkan, tulisannya telah lulus seleksi naskah di Dinas Perpustaan, sehingga pertengahan November 2020 telah dibukukan.

“Buku Jejak Dakwah Sultan Malikussaleh saya tulis sebagai referensi pembelajaran sejarah agar para generasi muda memahami bahwa nenek moyang kita dulu merupakan keturunan bangsa yang disegani dan dihormati oleh bangsa-bangsa luar,” ungkap Hamdani.

Buku karya Hamdani Mulya merupakan karya yang layak menjadi rujukan guru sejarah, siswa, dosen, dan mahasiswa sebagai panduan pembelajaran sejarah.

Menururnya, Sultan Malikussaleh adalah seorang pemimpin, negarawan sejati. Di bawah kepemimpinannya Kerajaan Samudra Pasai mencapai puncak kemajuan, Aceh gemilang dengan kemajuan peradaban ilmu pengetahuan yang tinggi. “Untuk melestarikan khazanah tamadun peninggalan bersejarah itulah buku ini saya tulis,” jelas Hamdani.

Hamdani Mulya, penulis asal Aceh Utara. Dia lahir di Gampong Paya Bili, Kecamatan Meurah Mulia. Setelah menyelesaikan sekolah SMA di Samudera, Hamdani melanjutkan kuliah di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.
Selain mengajar di sekolah, dia aktif menulis.

Sebelumnya, Hamda Mulya juga telah mengarang kamus bahasa Aceh-Indonesia yang kemudian dibukukan dengan judul Bahasa Indatu.

Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, dia tetap berkarya. Buku sejarah Kerajaan Samudra Pasai berhasil diselesaikan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, langsung menyampaikan pengantarnya dalam buku tersebut.

“Terimakasih saya ucapkan kepada Bapak Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, kepada Bapak Imam Muhajir yang telah memproses buku sampai terbit, dan kepada semua pihak yang mendukung terbitnya buku ini,” pungkas Pak Ham.

Buku Jejak Dakwah Sultan Malikussaleh juga menceritakan tentang tokoh dunia yang pernah berkunjung ke Samaudra Pasai, seperti Ibnu Bathutah.

Selain itu juga merekam jejak peninggalan sejarah seperti etnografika, filologika, numismatika, dan historika koleksi Museum Islam Samudra Pasai.(b08)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2