Waspada
Waspada » Guru Mampu Ciptakan Sistem Belajar Yang Baik
Aceh Pendidikan

Guru Mampu Ciptakan Sistem Belajar Yang Baik

6.288 Siswa SMK Asahan Dan Batubara US Sistem Kombinasi. Waspada/Dok
6.288 Siswa SMK Asahan Dan Batubara US Sistem Kombinasi. Waspada/Dok

BIREUEN (Waspada): Banyak cara bila ada kemauan, dikarenakan dengan semangat dan keyakinan pasti akan berubah dengan lebih baik daripada sebelumnya. Seperti yang dilakukan Dewan Guru dan Kepala Sekolah SMPN 6 Peusangan, dengan dana seadanya, mereka bisa menciptakan sistem belajar Moving Class.

Bukan itu saja yang mereka jalankan, sekolah yang di pedalaman Kecamatan Peusangan tersebut, halamannya juga ditata dengan rapi dan terlihat bersih serta bebas dari pada sampah. “Kami menghidupkan sistem belajar Moving Class terlebih dahulu dengan hasil musyawarah dan dari swadaya Guru Guru dan kekompakan, keyakinan sehingga apa yang kami laksanakan sekarang ini terwujud,” kata Kepala SMPN 6 Peusangan, Ifwadi, sambil memperlihatkan ruangan belajar, kepada Waspada.id, Rabu (17/3).

Padahal sekolah tersebut, hanya memiliki puluhan pelajar saja, namun hal itu tidak menjadi penghalang bagi guru yang mengajarkan anak didiknya dengan sungguh-sungguh. Bila dihitung-hitung anggaran yang ada di SMP tersebut hanya sedikit, namun demikian itu tidak menjadi sebuah peghalang bagi mereka dalam membangkitkan perubahan ke arah yang lebih baik. “Kami di sini anggaran sedikit, tetapi itu tidak menjadi sebuah persoalan, yang penting ada kemauan pasti ada jalan,” sebut kepala sekolah itu.

Moving Class tersebut artinya, ketika berlangsung proses pembelajaran bukan siswa yang menunggu guru di dalam ruangan kelas, tetapi sebaliknya guru yang menunggu murid-muridnya di dalam ruangan kelas. “Sistem ini sudah lima bulan berjalan di sekolah kita. Sangat jauh perbedaannya daripada sebelumnya, dengan ini ruangan belajar bersih dan tertata dengan rapi, mobiler terawat, begitu juga dengan murid, ketika bunyi bel mereka langsung ke dalam ruangan yang sudah ditunggu oleh gurunya masing-masing sesuai dengan mata pelajarannya,” jelas kepala sekolah yang terlihat ramah itu.

Sistem belajar mengajar yang diterapkan tersebut banyak manfaatnya, siswa maupun siswi tidak berkeliaran di luar ruangan belajar sangat pergantian mata pelajaran. Selain itu, ini bisa menjadi meningkatkan kedisiplinan para pelajar dan juga guru dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

“Jumlah siswa di sekolah kami 47 orang pelajar, yang diasuh oleh 10 Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan ditambah dengan guru honorer. Bila dipikir-pikir, program yang sedang berjalan sekarang ini rasanya tidak mungkin, tetapi Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik di sekolah, semua itu terwujud dan berjalan dengan baik,” pungkas Kepala SMPN 6 Peusangan, Ifwadi. (Cb02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2