Waspada
Waspada » Gudang AMP PT Pelita Nusa Perkasa Terbakar
Aceh Headlines

Gudang AMP PT Pelita Nusa Perkasa Terbakar

Gudang milik AMP PT Pelita Nusa Perkasa, dikawasan hulu DAS Krueng Baru, Dusun Alue Tringgadeng, Desa Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Abdya terbakar. Kamis malam (28/5) sekitar pukul 21.10 WIB. Waspada/Syafrizal
Gudang milik AMP PT Pelita Nusa Perkasa, dikawasan hulu DAS Krueng Baru, Dusun Alue Tringgadeng, Desa Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Abdya terbakar. Kamis malam (28/5) sekitar pukul 21.10 WIB. Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada) : Satu unit gudang unit produksi beraspal atau lebih dikenal dengan sebutan AMP (Asphalt Mixing Plant), milik PT Pelita Nusa Perkasa, yang terletak di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Baru, tepatnya di Dusun Alue Tringgadeng, Desa Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis malam (28/5), sekitar pukul 21.10 WIB terbakar.

Informasi diterima Waspada dilokasi, pijaran api yang melalap habis gudang milik AMP itu, mulai terlihat sekitar pukul 21.10 WIB.

Api kian membesar dan membumbung tinggi hingga menerangi kawasan yang berjarak sekitar kurang lebih 4 kilometer dari jalan Negara, serta jauh dari pemukhiman penduduk itu.

“Pertama sekali api dilihat dan diketahui oleh para karyawan pabrik yang langsung berteriak memberitahukan kebakaran,” ungkap Sarbaini, salah seorang saksi mata di lokasi.

Api Membesar

Mendapati api yang kian membesar, para karyawan yang memang mendiami mes-mes yang disediakan perusahaan, langsung berusaha memadamkan api secara manual, dengan menggunakan ember dan timba, dibantu masyarakat sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi, juga para Taruna Siaga Bencana (Tagana) Abdya.

“Kita juga sudah menghubungi pihak pemadam, mudah-mudahan segera datang,” sebut Jasman, warga yang ikut memadamkan api, sambil terus mengangkut air dengan menggunakan ember dan timba.

Amatan Waspada di lokasi, meskipun disiram puluhan warga dengan menggunakan ember, namun api tak kunjung padam. Malahan, api kian membumbung tinggi dan sulit ditaklukkan.

Sekitar pukul 21.30 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, tiba dilokasi dan langsung mengambil alih usaha pemadaman.

Lambatnya mobil damkar tiba di lokasi, dikarenakan sulitnya medan untuk menuju lokasi. Dimana, untuk menuju ke lokasi, jalan yang sebelumnya dibangun di kawasan DAS Krueng Baru oleh pihak perusahaaan, sudah rusak digerus erosi sungai, paska banjir minggu lalu.

Sehingga, damkar terpaksa mengambil jalur dari perkampungan penduduk, yang jalannya agak berliku dan sempit.

Selang sekitar 15 menit kemudian, satu unit damkar bantuan juga tiba di lokasi. Menurut Kepala BPBK Abdya Amiruddin S.Pd, mobil yang tiba belakangan adalah damkar milik Kabupaten tetangga, Aceh Selatan, yang standby di Kecamatan Labuhan Haji Barat.

“Kita minta bantu damkar terdekat, Labuhan Haji Barat adalah tetangga dari Lembah Sabil. Bila kita datangkan damkar dari Blangpidie, jarak tempuhnya lebih lama,” sebutnya.

Api baru berhasil dipadamkan total sekitar pukul 22.15 menit. Sedangkan gudang yang terbakar hanya tinggal puing-puing.

“Gudang tidak mungkin kita selamatkan lagi. Kita padamkan api dan menyelamatkan bangunan-bangunan lain yang ada dalam kompleks AMP,” kata Amiruddin.

Untuk saat ini tambahnya, pihaknya belum bisa memastikan jumlah kerugian yang diderita akibat kebakaran itu.

Demikian juga sumber api belum diketahui. “Kita focus pada penanggulangan dulu. Insya Allah besok baru kita data. Soal sumber api, biar pihak berwenang saja yang menyelidiki,” tutupnya.(b21)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2