Waspada
Waspada » Gedung Musyawarah Manggeng Abdya Rubuh
Aceh

Gedung Musyawarah Manggeng Abdya Rubuh

Waspada/Syafrizal Kondisi atap bangunan gedung musyawarah Manggeng Raya, pada Rabu sore (18/3) lalu, sekira pukul 17.00 WIB, roboh karena dimakan usia. Kamis (19/3).

BLANGPIDIE (Waspada): Gedung musyawarah Manggeng Raya (Kecamatan Manggeng dan Kecamatan Lembah Sabil), yang terletak di Desa Kedai, Kecamatan Manggeng, Aceh Barat Daya (Abdya), rubuh pada Rabu sore (18/3) lalu, sekira pukul 17.00 WIB.

Informasi diterima Waspada Kamis (19/3) diketahui, rubuhnya gedung Musyawarah Manggeng Raya tersebut, karena gejala usia. Dimana, gedung dimaksud memang sudah sangat lapuk termakan usia yang sudah mencapai kurang lebih 50 tahun lamanya. Sebelum rubuh, atap gedung memang diketahui sudah miring.

“Atap gedung itu memang sudah miring sejak seminggu yang lalu. Saya sudah menyuruh tukang untuk memperbaikinya, katika masih dalam kondisi miring. Tukang bingung bagaimana cara untuk merenovasi atap, karena kayunya sudah banyak yang keropos. Berhubung sudah roboh, maka tukang tidak perlu memanjat ke atas bangunan lagi,” ungkap Hamdani, Camat Manggeng.

Hamdani mengatakan, rolubuhnya atap gedung tersebut bukanlah akibat bencana alam atau lainnya. Namun ini murni rubuh dengan sendirinya, karena tidak ada angin maupun hujan.

“Begitu mendapat laporan kalau atap itu sudah rubuh, justru kita tidak terkejut karena memang akan segera diperbaiki. Dengan robohnya atap itu, tukang tidak sulit lagi memperbaikinya,” katanya.

Selama ini lanjut Hamdani, memang tidak ada biaya untuk memperbaiki gedung musyawarah kebanggan masyarakat Manggeng Raya tersebut. Namun pihaknya tetap berupaya, agar gedung itu tetap terjaga dengan baik dan kokoh. Karena itu merupakan icon bersejarah, yang masih ada di Manggeng.

Gedung ini tambahnya, banyak dipergunakan untuk musyawarah-musyawarah besar, sejak tahun 70-an hingga sekarang. Tokoh-tokoh di Manggeng Raya terdahulu, memang menjadikan gedung ini sebagai tempat bermusyawarah, yang berhubungan dengan masyarakat banyak.

“Dari zaman dulu, gedung ini sering digunakan untuk kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan. Selain itu, juga sering digunakan untuk pentas seni dan olahraga bulu tangkis,” sebutnya.

Pihaknya berharap, kedepan gedung musyawarah Manggeng Raya itu bisa direnovasi lebih bagus lagi. “Banyak atap gedung sudah usang dan keropos, termasuk beberapa lembar papan pada dinding gedung, juga sudah mulai lapuk,” pungkasnya.(cza)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2