Gaji Tenaga Guru Honorer Di Bener Meriah Belum Dibayar - Waspada

Gaji Tenaga Guru Honorer Di Bener Meriah Belum Dibayar

- Aceh
  • Bagikan

REDELONG (Waspada) : Kurun waktu enam bulan terakhir, gaji tenaga guru honorer di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bener Meriah belum dibayar.

Akibatnya, sebagian besar tenaga pendidik di kabuapaten berhawa sejuk itu mengeluh, “Gaji kami tidak seberapa, hanya Rp 200 ribu perbulan, itu merupakan gaji pokok,”kata salah seorang guru honorer yang tidak mau disebutkan namanya kepada Waspada, Selasa (14/9).

Bahkan dirinya sudah mempertanyakan persoalan tersebut kepada kepala sekolah setempat, namun tidak mendapat jawaban yang pasti.

“Hingga saat ini kami tidak mengetahui kenapa gaji kami belum dibayar. Sementara kami bekerja hampir setiap hari, selain gaji, kami dibayar perjam setiap mengajar,” ungkapnya.

Ia mengaku, dirinya sudah mengabdi menjadi tenaga guru honorer di salah satu sekolah TK sejak tahun 2007 silam.

“Artinya, pemerintah tidak membuka formasi untuk guru TK pada penerimaan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2021 ini, lantas bagai mana nasib kami kedepannya,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah seorang cleaning service, ia mengaku bahkan sudah menjadi tenaga kontrak sejak tahun 2005 silam.

“Kalau saya di gaji Rp 1 juta perbulan, namun dalam enam bulan terakhir belum juga dibayar, selain cleaning service, saya haru menjaga kantor setiap malam,” kata dia yang juga tidak mau disebutkan namanya.

Ia berharap, Pemkab Bener Meriah agar segera membayar gaji tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dimasa pandemi Covid-19 saat ini.

Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Bener Meriah, Sukur kepada Waspada mengatakan, pihaknya belum dapat membayar gaji tenaga honorer lantaran kurangnya anggaran saat ini.

“Untuk kekuarangan itu, kita sudah mengusulkan pada Anggaran Pembelanjaan Kabupaten Perubahan (APBKP) ditahun 2021 ini,” kata Sukur.

Lanjutnya, jika anggaran tersebut sudah disahkan dan masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) nantinya, maka gaji tenaga honorer di Kabupaten Bener Meriah segera di amprah.

“Memang yang baru dibayar tahun 2021 ini hanya sejak Januari hingga Maret, selebihnya belum. Jadi anggaran yang dibutuhkan untuk pembayaran gaji itu sebesar Rp 9 Miliar hingga Desember 2021,” jelasnya.

Meski demikian, kata Sukur, pihaknya akan tetap membayar gaji tenaga honorer tersebut sesuai anggaran yang akan disahkan.

“Jika anggaran itu nantinya tidak mencukupi, maka sisanya akan dibayar ditahun 2022 mendatang. Artinya kita lihat kemampuan daerah,” sebutnya. (Cet)

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, Sukur. Waspada/Eri Tanara

  • Bagikan