Waspada
Waspada » Fraksi Golkar Usul Anggaran Perjalanan Dinas Dialihkan Untuk Covid-19
Aceh Headlines

Fraksi Golkar Usul Anggaran Perjalanan Dinas Dialihkan Untuk Covid-19

Ketua Fraksi Golkar DPR Aceh, Ali Basrah. Waspada/Aldin Nl
Ketua Fraksi Golkar DPR Aceh, Ali Basrah. Waspada/Aldin Nl

BANDA ACEH (Waspada): Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyurati pimpinan lembaga legislatif tersebut mengusulkan agar mengalihkan anggaran perjalanan dinas untuk penanganan Covid-19.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRA Ali Basrah di Banda Aceh, Senin, mengatakan ada sekitar Rp 15 miliar anggaran perjalanan dinas yang bisa dialihkan untuk membantu penanganan virus corona atau Covid-19.

“Kami berharap usulan pengalihan anggaran perjalanan dinas di sekretariat DPRA ini bisa membantu penanganan Covid-19 di 23 kabupaten yang merupakan daerah pemilihan anggota dewan,” kata Ali Basrah.

Wakil Bupati Aceh Tenggara 2012-2017 itu menyebutkan anggaran perjalanan dinas yang dialihkan tersebut untuk tiga bulan mulai Maret, April, dan Mei 2020.

Anggaran yang dialihkan tersebut bisa digunakan untuk membeli logistik penanganan Covid-19 yang saat ini dibutuhkan oleh rumah sakit yang tersebar di 23 kabupaten dan kota di Aceh.

“Saat ini, yang sangat dibutuhkan adalah logistik penanganan Covid-19, seperti masker, alat pelindung diri atau APD, dan lain sebagainya. Pengalihan ini merupakan komitmen anggota DPRA untuk masyarakat Aceh,” kata Ali Basrah.

Ali Basrah mengatakan Fraksi Partai Golkar sudah menyampaikan permohonan revisi anggaran perjalanan dinas untuk dialihkan guna membantu penanganan Covid-19 kepada Ketua DPRA.

Dalam surat tersebut, kata Ali Basrah, Fraksi Partai Golkar DPRA minta Ketua DPRA berkoordinasi dengan seluruh ketua fraksi terkait permintaan revisi anggaran perjalanan dinas yang dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Penanganan Covid-19 ini juga tanggung jawab bersama DPRA dengan Pemerintah Aceh. Kami berharap usulan pengalihan ini bisa disepakati bersama, sehingga membantu percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Aceh,” kata Ali Basrah. (b01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2