Waspada
Waspada » FPI Dan WH Grebek Warnet Judi Online
Aceh Headlines

FPI Dan WH Grebek Warnet Judi Online

FPI Dan WH grebek warnet judi onlineKota Langsa saat melakukan pengerebekan warnet yang diduga menjual id Sbobet atau judi online di kawasan Gampong Blang, Kec. Langsa Kota, Jumat (3/7) malam sekitar pukul 23.00. Waspada/Ist
FPI Dan WH grebek warnet judi onlineKota Langsa saat melakukan pengerebekan warnet yang diduga menjual id Sbobet atau judi online di kawasan Gampong Blang, Kec. Langsa Kota, Jumat (3/7) malam sekitar pukul 23.00. Waspada/Ist

LANGSA (Waspada): FPI Dan WH grebek warnet judi online di Kecamatan Langsa Kota, Jumat (3/7) malam sekitar pukul 23:00.

Front Pembela Islam (FPI) Kota Langsa dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Langsa berhasil menggerebek sebuah warnet W yang diduga menjadi ajang judi online di kawasan Gampong Blang, Kec. Langsa Kota, Jumat (3/7) malam sekitar pukul 23:00.

FPI Dan WH grebek warnet judi onlineKota Langsa saat melakukan pengerebekan warnet yang diduga menjual id Sbobet atau judi online di kawasan Gampong Blang, Kec. Langsa Kota, Jumat (3/7) malam sekitar pukul 23.00. Waspada/Ist
FPI Dan WH grebek warnet judi onlineKota Langsa saat melakukan pengerebekan warnet yang diduga menjual id Sbobet atau judi online di kawasan Gampong Blang, Kec. Langsa Kota, Jumat (3/7) malam sekitar pukul 23.00. Waspada/Ist

Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah (DSI dan PD) Kota Langsa, Aji Asmanuddin SAg, MA, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan telah mengerebek warnet tersebut yang diduga sebagai ajang judi online dan ini hasil dari informasi warga.

“Benar semalam kita bersama dengan FPI serta majelis gabungan Kota Langsa mengerebek sebuah warnet yang melakukan judi online,” ungkap Aji.

Sementara itu Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Langsa,Tgk Razali, saat melakukan pengerebekan mengatakan bahwa berdasarkan informasi dari warga bahwa warnet tersebut sering dijadikan ajang judi online atau Sbobet.

Setelah dilakukan penggerebekan, berhasil diamankan tiga orang remaja di dalam warnet yakni remaja putri berinisial SS, 22, dan dua remaja putra yaitu AN, 20 dan GR, 18 serta mengamankan sejumlah alat bukti seperti uang Rp1,8 juta, Id Sbobet yang sudah dicairkan sebanyak 51 lembar.

Masih menurut Tgk Razali, kronologis penggerebekan diawali dengan penyamaran anggota FPI yang mencoba membeli Id Judi Online Rp30 ribu dan seketika itu juga operator memberikan Id nya dan langsung diamankan beserta barang buktinya.

Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak akhirnya ketiga remaja tersebut beserta barang bukti diserahkan ke Polres Langsa untuk ditindaklanjuti kasusnya.

“Kita berharap setelah kejadian ini jangan ada lagi warnet menjual id Sbobet karena selain melanggar qanun syariah Islam juga bertentangan dengan ajaran Islam,” ungkap Tgk Razali. (b13)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2