Event Berskala Nasional Dan Internasional Perlu Digelar Di Mangrove Forest Park Langsa

- Aceh
  • Bagikan
Direktur CV Ayudiya Management Yana Ayudhia saat bertemu dengan Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno, Kamis (14/4) lalu. Waspada/Munawar
Direktur CV Ayudiya Management Yana Ayudhia saat bertemu dengan Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno, Kamis (14/4) lalu. Waspada/Munawar

LANGSA (Waspada): Perlu digelar event berskala nasional dan internasional di Ekowisata Mangrove Forest Park Kota Langsa, Provinsi Aceh, jadi butuh inovasi-inovasi serta dukungan dari seluruh elemen dan lapisan masyarakat.

Direktur CV Ayudiya Management, Yana Ayudhia didampingi Komisarisnya Muhammad Isbal biasa disapa Cibenk kepada Waspada, Minggu (17/4) malam.

“Jadi, guna terlaksananya kongres atau event tersebut, maka perlu dibentuk organisasi ataupun komunitas di bidangnya itu,” tukas Yana Ayudhia.

Lanjutnya, ekowisata mangrove Forest Park Kota Langsa merupakan salah satu ekowisata terpopuler se-Indonesia versi API 2019, sehingga tempat tersebut sudah menjadi barometer ataupun studi banding dari daerah lain dari seluruh Indonesia.

Untuk mempertahankan predikat tersebut, sebut Yana, perlunya inovasi-inovasi serta dukungan dari seluruh elemen dan lapisan masyarakat. Selain itu juga perlu dilaksanakan event-event besar bersekala nasional dan unternasional.

Menurutnya, gagasan untuk membuat kegiatan kongres besar seluruh Indonesia itu, telah kami disampaikan kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung dan meresmikan tower di kawasan Ekowisata Mangrove Kuala Langsa, Jumat (15/4) lalu.

“Alhamdulillah, apa yang kita usulkan kepada bapak Menparekraf langsung mendapat respon sehingga dalam pidato beliau langsung menunjuk Wali Kota Langsa, Usman Abdullah sebagai Ketua Komunitas Pengelola Kawasan Ekowisata Mangrove seluruh Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, pembangunan kawasan ekowisata mangrove di Kuala Langsa ini telah berhasil menciptakan lapangan kerja dan menjadi salah satu penghasil daerah. Ini merupakan salah satu maha karya Wali Kota Langsa, Usman Abdullah untuk Kota Langsa dan Aceh.

Oleh karenanya, ungkap Yana lagi, Insya Allah kami akan terus berupaya memberikan inovasi-inovasi terbaik guna meningkatkan perekonomian masyarakat dan daerah.

“Merealisasikan program yang kita inginkan tersebut, Menparekraf menyarankan agar gunakan motto beliau yaitu ‘3G’, Garcep (Gerak cepat), Geber (Gerak bersama) dan Gaspol (Galang semua potensi dalam ciptakan lapangan kerja dan bangkitkan ekonomi),” papar Yana lagi.

Di samping itu, pihaknya juga berharap adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan semua pihak agar program ini dapat terlaksana dengan baik, sehingga kawasan Ekowisata Mangrove di Kota Langsa bisa dikenal di seluruh Indonesia hingga dunia, imbuh Yana. (b24)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.