Waspada
Waspada » Enam Perusuh Pemilihan Tuha Peut Gampong Dayah Bate Ditangkap
Aceh

Enam Perusuh Pemilihan Tuha Peut Gampong Dayah Bate Ditangkap

Pagar Meunasah Gampong Dayah, Kecamatan Bate, Kabupaten Pidie rusak setelah diamuk warga dalam insiden kerusuhan dalam Pemilihan Tuha Peut Gampong (TPG) setempat, Senin (29/3). Enam Perusuh Pemilihan Tuha Peut Gampong Dayah Bate Ditangkap. Waspada/Muhammad Riza
Pagar Meunasah Gampong Dayah, Kecamatan Bate, Kabupaten Pidie rusak setelah diamuk warga dalam insiden kerusuhan dalam Pemilihan Tuha Peut Gampong (TPG) setempat, Senin (29/3). Enam Perusuh Pemilihan Tuha Peut Gampong Dayah Bate Ditangkap. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Polres Pidie melakukan penyelidikan terkait perusakan bilik suara pada Pemilihan Tuha Peut Gampong (TPG) Dayah, Kecamatan Bate, Kabupaten Pidie. Enam orang tersangka diduga pelaku telah diamankan.

Keenam orang tersangka adalah, BR, 58, IK, 37, MN, 44, MAR, 46, IB, 31, dan IL, 45. Tersangka berjumlah enam orang tersebut tercatat sebagai warga Gampong Dayah, Kecamatan Bate, Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra, S.Sos, MH, Selasa (30/3) menyampaikan, enam orang tersangka pelaku perusuh dan pembakaran saat berlangsungnya Pemilihan Tuha Peut Gampong Dayah, Kecamatan Bate telah ditangkap, dan saat ini semua tersangka berada dalam Rumah Tahanan Mapolres Pidie. “Mereka kita jerat dengan Pasal 170 , ayat 1 dan Pasal 187, ayat 1 KUHPidana,” katanya.

AKP Ferdian Chandra mengungkapkan, peristiwa pengrusakan dan pembakaran tersebut terjadi, Senin (29/3) sekira pukul 07:00 WIB, di Gampong Dayah, Kecamatan Bate, Kabupaten Pidie. Pada saat itu, Panitia Pemilihan Tuha Peut Gampong Dayah sedang melaksanakan pemilihan. Ada tujuh calon dalam pemilihan Tuha Peut Gampong Dayah Kecamatan Bate.

Mereka adalah Syukri Haji Ali, Amir, Muhammad Akmal, Abdul Latif Abdullah, Raden, Ikhwani, dan Jamaluddin. Namun apa lacur, di saat para panitia sedang sibuk melakukan pemilihan, tiba-tiba terjadi protes yang berujung terjadinya pengrusakan yang dilakukan oleh oknum warga setempat.

Kondisi ini pun, kata AKP Ferdian Chandra, berlangsung tidak terkendali, sehingga panitia terpaksa menghentikan kegiatan Pemilihan Tuha Peut Gampong setempat.

Adapun kerusakan yang ditimbulkan akibat kejadian, itu satu lembar kaca jendela pecah, satu pintu pagar rusak, peralatan pendukung, seperti meja, kursi dan bilik suara mengalami kerusakan. “Sekarang semua barang bukti sudah kami amankan juga bersama tersangka,” kata AKP Ferdian Chandra. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2