Enam Desa Dikepung Banjir

  • Bagikan
BANJIR: Warga tetap bertahan di rumah saat banjir melanda salah satu desa di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (9/12). Waspada/M. Ishak
BANJIR: Warga tetap bertahan di rumah saat banjir melanda salah satu desa di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (9/12). Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Sebanyak enam desa dalam Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, dikepung banjir, Kamis (9/12). Ketinggian air di atas badan jalan berkisar antara 20-60 centimeter.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, banjir mengakibatkan terendamnya 160 rumah warga di enam desa. Debit air masih meningkat, karena bersamaan dengan pasang laut.

Rumah yang terendam di Kecamatan Sungai Raya yakni Bukit Seulamat (40 unit), Paya Keutapang (30 unit), Sungai Simpang (20 unit), Seuneubok Pase (30 unit), Bukit Drien (30 unit), dan Krueng Lingka (10 unit).

“Laporan para keuchik (kepala desa—red) bahwa ada enam desa yang terancam dengan jumlah keseluruhan rumah mencapai 160 unit,” kata Camat Sungai Raya, Murdani, S.STP, M.AP.

Dia mengaku, cuaca dalam kecamatannya masih tergolong hujan dengan intensitas ringan. “Kita harap para keuchik terus memantau desanya, karena kondisi cuaca masih belum menentu, sehingga masyarakat tetap waspada,” timpanya.

Kepala BPBD Aceh Timur, Ashadi MM, dikonfirmasi terpisah mengakui adanya banjir di sejumlah titik dalam Kecamatan Sungai Raya. Bahkan pihaknya kini masih memantau sejumlah kecamatan yang berpotensi banjir, seperti Indra Makmur, Julok, Pante Bidari dan Ranto Peureulak.

“Kita akan terus pantau melalui petugas, sehingga para keuchik kami harap pro-aktif dalam menyampaikan informasi berkaitan banjir,” kata Ashadi, seraya menambahkan, untuk pengendalian dan pengoperasian petugas disiagakan di Pusdalops di Kantor BPBD Aceh Timur di Idi. (b11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *