Waspada
Waspada » Empat Dokter RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Diisolasi
Aceh Headlines

Empat Dokter RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli Diisolasi

Ilustrasi. Empat dokter RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli diduga Positif COVID-19
Ilustrasi. Empat dokter RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli diduga Positif COVID-19

SIGLI (Waspada): Empat orang dokter di RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli, Kabupaten Pidie diduga positif terpapar virus Corona (COVID-19) dan saat ini menjalani isolasi.

Tiga orang diantaranya disebut-sebut terpapar virus mematikan itu karena kontak langsung dengan pejabat EF, pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Sedangkan satunya lagi terpapar COVID-19 saat merayakan Idul Adha di Kota Banda Aceh.

Tidak disebutkan nama keempat dokter RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli yang diduga terpapar positif virus Corona. Namun disebut-sebut, keempat staf medis itu adalah dokter spesialis.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Waspada, di lingkungan RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, selain empat dokter, isolasi juga dilakukan kepada sejumlah keluarga mereka, karena diduga juga terpapar positif virus Corona.

Kabid Pelayanan RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli, Kabupaten Pidie dr Dwi Widjaya, dikonfirmasi Waspada, Senin (10/8), menjelaskan saat ini pihaknya masih melakukan tracing terhadap ratusan tenaga kesehatan dan tim medis RSUD Tgk Chik Ditiro.

Terutama kata dia terhadap mereka yang sempat melakukan kontak langsung dengan almarhum EF.

“Kalau tenaga medis kita ada satu orang, tetapi bukan disebabkan dari pasien EF. Satu orang tenaga medis kita yang positif COVID-19 ini, dia baru pulang dari Kota Banda Aceh. Artinya, bukan dari tracing pasien EF,” kata dr Dwi Widjaya.

Dia mengungkapkan, sampai saat ini baru diketahui satu orang staf medis RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli yang positif terpapar COVID-19, dan saat ini yang bersangkutan bersama keluarganya sedang menjalani isolasi.

Hingga berita ini ditayangkan, manajemen RSUD Tgk Chik Ditiro, Sigli masih melakukan tracing tehadap ratusan tenaga kesehatan dan medisnya.

“Sekarang kami masih melakukan tracing terhadap karyawan terutama mereka yang sempat melakukan kontak langsung dengan almarhum EF,” tandas dr Dwi Widjaya. (b06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2