Dua Pembunuh Dituntut Mati - Waspada

Dua Pembunuh Dituntut Mati

- Aceh
  • Bagikan
Dua terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap seorang ibu bersama anak gadis yang masih di bawah umur saat menjalani sidang tuntutan secara virtual di Lapas Kelas II/B Idi, Aceh Timur, Selasa (27/7). Waspada/M Ishak

IDI (Waspada): Dua terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap seorang ibu bersama anak gadisnya di Simpang Jernih, dituntut mati. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Idi, Selasa (27/7) petang.

JPU yang hadir yakni Harry Arfhah SH dan M Iqbal Zakwan SH. Sementara sidang tuntutan itu dipimpin Khalid selaku hakim ketua dan Ike Ari Kesema serta Reza Bastira Siregar, selaku hakim anggota.

Kedua terdakwa MRS, 38, asal Desa Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur. MRS didakwa melanggar tiga pasal yaitu pembunuhan berencana (Pasal 340 KUHP), pembunuhan (Pasal 338 (KUHP), dan pemerkosaan (Pasal 76 D) UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sementara rekannya R Bin A, 45, asal Desa Simpang Jernih, Kec. Simpang Jernih, Aceh Timur. R Bin A didakwa melanggar dua pasal yaitu pembunuhan berencana (Pasal 340 KUHP), dan pembunuhan (Pasal 338 KUHP).

“MRS didakwa tiga pasal, karena MRS malakukan pembunuhan dan pemerkosaan. Sementara R Bin A tidak melakukan pemerkosaan, hanya melakukan pembunuhan. Tapi keduanya tetap dituntut mati oleh JPU,” kata Kajari Aceh Timur Semeru SH MH, melalui Kasi Pidum Ivan Najjar Alavi SH MH.

Kedua terdakwa sama-sama melakukan perbuatan pembunuhan yang sama dengan korban salah seorang IRT dan anaknya yang masih di bawah umur.

Perbuatan itu dilakukan keduanya di rumah korban di Desa Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, Senin (15/2) lalu. Kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dibawa tempat tidur beberapa hari setelah dibunuh oleh pelaku.

Adapun barang bukti yang disita antara lain kayu bulat dengan panjang kurang lebih 90 centimeter, besi padat dengan panjang 30 centimeter, sepeda motor jenis Honda Beat milik pelaku, sehelai baju kaos warna biru milik pelaku, sehelai baju berkerah milik pelaku, sehelai celana pendek karet milik pelaku, sehelai celana panjang jeans milik pelaku, dan sehelai baju kaos warna biru milik pelaku.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan itu berlangsung virtual. Setelah sidang, lalu kedua terdakwa dikembalikan ke Sel Lapas Kelas II/B Idi. Sidang yang dimulai pukul 12:45 Wib itu selesai pukul 15:00 Wib. (b11/I)

  • Bagikan