Waspada
Waspada » Dua Pembangunan Gedung Di SMKN I Kutacane Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Aceh

Dua Pembangunan Gedung Di SMKN I Kutacane Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Kondisi bangunan di SMKN 1 Kutacane saat ini sudah mengalami kerusakan terutama bagian plafon. Waspada/Seh Muhammad Amin

KUTACANE (Waspada): Pembangunan gedung Lembaga Sertifikasi profesi dan Gedung revitalisasi di SMK Negeri 1 Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) diduga dikerjakan asal jadi.

Pasalnya,kondisi bangunan dua unit gedung tersebut saat ini sudah mengalami kerusakan terutama bagian plafon, hal ini diduga akibat bahan yang dibeli harga murahan.

Tudingan tersebut, dibantah Drs. Jamidin, Kepala SMKN I, Kutacane Sabtu (3/9), saat dikonfirmasi melalui selulernya terkait dua unit bangunan gedung yang diduga asal asalan tersebut.

Dijelaskannya,dua unit bangunan gedung sebelumnya dikerjakan sesuai gambar,sangat disayangkan justru ada yang menuding dirinya sebagai pelaksana bahwa bangunan gedung dikerjakan asal jadi, tudingan itu jelas, itu tidak benar, karena pengerjaan dua unit gedung sesuai gambar dilakukan.

Jadi, bangunan gedung ini tidak ada yang bermasalah, sebab bangunan tersebut sudah serahterima pun sesuai aturan masa itu dari pusat juga dihadiri konsultan, proyek swakelola satu unit bangunan dibiayai APBN tahun 2017 lalu, yang satu unit lagi juga dibiayai APBN 2019. Ketika disinggung berapa jumlah dana proyek dijawab Jamidin katanya, jumlah anggaran sebesar sekitar Rp450 jutaan rupiah.

Diakuinya, kerusakan gedung satu unit akibat diterpa bangunan tower roboh namun hal ini juga secepatnya kita perbaiki, soal lantai dua gedung yang belum memiliki keramik namun hanya dikerjakan dengan coran semen biasa, itu memang pekerjaannya seperti itu sesuai gambar, terang Jamidin menambahkan.

Sementara berdasarkan informasi dari salah seorang yang meminta namanya dirahasiakan kepada waspada belum lama ini menyebutkan, gedung Lembaga Sertifikasi profesi yang baru beberapa tahun dibangun kini kondisi gedung tersebut sudah rusak.

Mengalami kerusakan terutama plafon yang sudah jebol diduga dikerjakan asal jadi dan dari bahan yang diduga tidak sesuai spek atau bahan harga murahan.

Terkait Gedung revitalisasi SMK Negeri 1 Kutacane ini juga diduga tidak siap dikerjakan seperti lantai dua gedung yang belum memiliki keramik namun hanya dikerjakan dengan coran semen biasa ditambahkan sumber. (Cseh)

 

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2