Dua Orang Pencari Ikan Hanyut Di Sungai Alas

  • Bagikan
Parjo, warga Kute Cingkam Kecamatan Lawe Alas yang hanyut dan terseret arus Sungai Alas ketika menangguk ikan dievakuasi warga dari tengah Sungai Alas menuju pinggiran Kute Meranti Kecamatan Babul Rahmah. Waspada/Ali Amran
Parjo, warga Kute Cingkam Kecamatan Lawe Alas yang hanyut dan terseret arus Sungai Alas ketika menangguk ikan dievakuasi warga dari tengah Sungai Alas menuju pinggiran Kute Meranti Kecamatan Babul Rahmah. Waspada/Ali Amran

KUTACANE (Waspada): Dua orang warga Aceh Tenggara (Agara) yang sedang mencari ikan di Sungai Alas, dilaporkan hanyut terbawa arus, Rabu (27/10), satu orang meninggal dunia dan satu lagi masih dalam pencarian.

Warga yang hanyut terseret arus sungai Alas tersebut yakni, seorang ibu warga Kute (Desa) Batu Mbulan Asli Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara, korban hanyut terbawa arus Sungai Alas ( Lawe Alas) ketika sedang menangguk ikan di pinggir aliran sungai di Desa Batu Mbulan , Rabu (27/10).

Menurut beberapa saksi mata, korban diketahui bernama Dekyah, 58, pada hari naas tersebut sedang mencari ikan bersama empat orang temannya yang juga emak-emak yang sudah terbiasa melakukan aktivitas mencari dan menangkap ikan dengan menggunakan tangguk (durung bahasa Alas) ketika arus Sungai Alas sedang naik dan keruh.
Namun naas ketika sedang asyik menangguk (mendurung bahasa Alas), korban Dekyah sekitar pukul 11:30 terpeleset dan masuk ke pusaran arus sungai yang keruh dan deras. Setelah itu korban tak terlihat lagi dan hingga ini masih dalam pencarian warga dan pihak Basarnas.

Tim SAR Kutacane bersiap menyisiri Sungai Alas mencari keberadaan dua warga Aceh Tenggara yang hanyut terseret arus sungai Alas, Rabu (27/10). Waspada/Ali Amran

Pengulu Kute (Kades) Batu Mbulan Asli, Abdul Muis kepada Waspada.id, Rabu (27/10) membenarkan warganya atas nama Dekyah 58, sekira pukul 11:30 hanyut terseret arus Sungai Alas saat ketika sedang mencari ikan dengan menggunakan durung (nangguk ikan dengan tangan) bersama empat temannya yang masih satu desa dengan korban.

Koordinator Pos SAR Aceh Tenggara Budi mengatakan, sebanyak tujuh personel tim SAR bersama Babinsa dan dibantu warga terus melakukan pencarian di sepanjang Sungai Alas, mulai dari akwasan kuet Batu Mbulan sampai beberapa kilometer ke arah hilir Sungai Alas.

“Sampai saat ini Korban belum di temukan Dekyah, warga Batu Mbulan Asli Kecamatan Babussalam, belum diketemukan dan belum diketahui nasibnya dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan bersama warga,” ujar Budi.

Menurut pihak SAR, selain Dek’iyah,warga Batu Mbulan, dalam waktu hampir bersamaan, kira-kira 10 Km ke hilir sungai Alas, tepatnya di sungai kawasan Kute Cingkam (Liang Pangi) Kecamatan Lawe Alas, Parjo warga setempat yang sedang mencari ikan hanyut terseret dibawa arus sungai Alas dan beberapa jam kemudian, ditemukan di Sungai Alas di kawasan Kute Meranti Kecamatan Babul Rahmah.(b16)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *