Dua Guru Berprestasi di Aceh Singkil Dapat Paket Umroh Saat Peringatan HGN

- Aceh
  • Bagikan

SINGKIL (Waspada): Dua orang guru di Kabupaten Aceh Singkil mendapat kado istimewa, pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-76, yang diserahkan serangkaian peresmian Gedung Guru.

Senyum dan ekpresi bahagia tak hilang sedetik pun dari wajah dua orang guru pembina Olimpiade , saat menerima kado istimewa paket berangkat Umroh gratis yang diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Singkil Dulmusrid dihadapan Ketua PGRI Aceh Al Munzir, Kadisdikbud Aceh Singkil Khalilullah, Ketua PGRI Aceh Singkil M Najur serta ribuan guru yang sempat memadati ruas jalan raya, Kamis (25/11).
Kedua guru, yang berhasil gemilang membawa dua pelajar meraih medali pada Olimpiade Tingkat Nasional yakni, Yeni Yamin SPd, guru di UPTD SPF SD Negeri 1 Rimo Kecamatan Gunung Meriah. Dan Arianto Wibowo SPd, guru di UPTD SPF SMPN 2 Kecamatan Singkohor.
Selain itu dua siswa yang ikut dalam perlombaan Olimpiade tingkat Nasional itu juga mendapat hadiah uang tunai senilai Rp10 juta, masing – masing M Helga Firza Narendra Siswa SDN 1 Rimo dan Anisya Amelia Siswi SMPN 2 Singkohor.
Serangkaian itu, turut diserahkan penghargaan kepada pemenang perlombaan tenaga pendidik dan Tenaga Kependidikan tingkat SD.
Masing-masing kategori Kepala Sekolah berprestasi meliputi Tarmizi Kasek SDN 1 Pasar Singkil peraih Juara I, H Suratmen SPd SDN 1 Rimo Juara II dan Juara III Rika Rosaria Bancin SDN2 Rimo.
Kategori Pengawas Sekolah Juara I Ibrianto Ais dan Juara II Supandi.
Kategori Guru Sekolah Juara I Puput Aprianti SDN 1 Pasar, Juara II Satriadi SDN Tanah Merah dan Juara III Mislachudin dari SDN Mukti Lincir.
Kemudian Juara 1 Operator Sekolah Sahminan dari SD Rantau Gedang, Juara II Mila Insana SDS Bunga Al Qur’an dan Juara III Surono dari SDN 1 Siderejo.
Serangkaian peringatan HGN dan HUT PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Ketua PGRI Aceh Singkil mengajak Bupati beserta unsur Forkopimda, Kadisdikbud dan Ketua PGRI Aceh, untuk menundukkan kepala sebagai ungkapan rasa penghormatan terhadap para guru yang telah mendidik anak bangsa.
Serangkaian itu Ketua PGRI Aceh Al Munzir turut membacakan amanat Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, dan mengajak para guru untuk mengenang kembali sejarah perjuangan berdirinya organisasi PGRI.
Disebutkannya, pada 76 tahun lalu tepatnya 25 November 1945 usai di Proklamasikannya Kemerdekaan RI, dimana puluhan guru masih bergabung dengan beberapa organisasi.
Dan pada 25 November 1945 ditetapkan oleh Pemerintah untuk berkumpul dalam satu wadah PGRI.
Setelah dibuka sekolah oleh Pemerintah saat ini dimasa pandemi Covid, untuk menumpas kebodohan anak bangsa.
Al Munzir juga memberikan apresiasi terhadap kekompakan PGRI Aceh Singkil karena daerah yang lunas iuran serta daerah kedua yang telah meresmikan
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Singkil Dulmusrid mengatakan sangat mendukung langkah strategis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk program pemenuhan standar alat praktikum, Perpustakaan dan Multimedia pembelajaran. Termasuk pemenuhan sarana-prasarana rumah dinas toilet dan lainnya.
Menghadapi dunia digital di era revolusi industri Pemkab Aceh Singkil akan fokus menyiapkan sarana prasarana digital. Peningkatan program SDM guru untuk pelatihan kurikulum serta pembinaan guru pelatih olimpiade, ucap Dulmusrid. (B25)

Bupati Dulmusrid didampingi Ketua PGRI Aceh Al Munzir dan Ketua PGRI Aceh Singkil menyerahkan paket Umroh kepada dua guru pembina Olimpiade, Kamis (25/11). Waspada/Arief H

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *