Waspada
Waspada » Dua Bandar Narkoba Diringkus
Aceh

Dua Bandar Narkoba Diringkus

KAPOLRES Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menunjukkan barang bukti sabu 232 gram ditemukan dibelakang rumah Dusun Datok Desa Jeulikat, Jumat (23/4), berikut diamankan dua pengedar narkoba. Waspada/Zainuddin Abdullah
KAPOLRES Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menunjukkan barang bukti sabu 232 gram ditemukan dibelakang rumah Dusun Datok Desa Jeulikat, Jumat (23/4), berikut diamankan dua pengedar narkoba. Waspada/Zainuddin Abdullah

 

LHOKSEUMAWE (Waspada): Karena menyimpan barang bukti sabu seberat 232 gram disembunyikan dibelakang rumah di Dusun Datok Desa Jeulikat Kecamatan Blang Mangat, dua pria pengedar narkoba Ma, 32 dan JL, 48 diringkus Satnarkoba Polres Lhokseumawe secara terpisah di lokasi yang berbeda.

Hal itu diungkapkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Serba Guna Mapolres setempat, Jumat (23/4).

Kapolres mengatakan kronologis penangkapan itu berawal informasi yang diterima dari masyarakat menerangkan di Dusun Datok Desa
Jeulikat Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe ada orang yang menyimpan sabu dalam jumlah yang besar.

Bahkan info itu menjadi buah bibir yang berkembang di tengah masyarakat yang merasa tak asing lagi mendengar nama Ma selaku pemain lama dalam dunia narkoba.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Opsnal Sat Narkoba Polres Lhokseumawe melakukan penyelidikan guna memasitikan kebenaran informasi tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan selama beberapa hari ternyata benar bahwa di Dusun Datok Desa Jeulikat Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe ada seorang pria inisial Ma menyimpan dan menjual sabu.

Selanjutnya, pada Sabtu tanggal 17 April 2021, sekira pukul 12:59 Wib, Sat Narkoba Polres Lhokseumawe melakukan penggrebekan dan penangkapan Ma di kediamannya di Dusun Datok Desa Jeulikat.

Dalam pemeriksaan, penggeledahan dalam rumah hingga penyisiran di luar rumah, petugas akhirnya berhasil menemukan bungkusan plastik hitam yang disembunyikan di semak belukar belakang rumah dan diletakkan di bawah batu tertutup rumput.

Ketika dibuka di dalamnya terdapat bungkus berbalut kertas timah berisi sabu seberat 232, 67 gram dan plastik transparan.

Lalu dalam pengembangan kasus terungkap bahwa Ma mendapatkan sabu dari JL yang merupakan warga Dusun Krueng Ineng Desa Blang Ado Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara.

Keduanya melakukan transaksi sekitar tiga bulan yang lalu atau pada bulan Januari 2021 sekira pukul 17:30 Wib bertempat di Jalan Len Pipa Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.

Akhirnya JL pun diciduk petugas dikediamannya tanpa melakukan perlawanan.

Namun sayangnya, JL mengaku memperoleh sabu itu dari seseorang bandar narkoba tapi tidak ingat alias lupa namanya.

Kapolres menegaskan keduanya dikenakan Pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00- (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000.00- (sepuluh miliar rupiah). (b09)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2