Dr Mulia Rahman: Perkuat Barisan BKPRMI Ke Desa

Dr Mulia Rahman: Perkuat Barisan BKPRMI Ke Desa

- Aceh
  • Bagikan
PIAGAM PENGHARGAAN: Ketua Umum DPW BKPRMI Aceh Dr Mulia Rahman, menerima Piagam Penghargaan usai mengisi materi Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Kader Masjid yang digelar BKPRMI Aceh Timur di Aula MAN Insan Cendekia Aceh Timur di Idi, Minggu (26/9). Waspada/Ist
PIAGAM PENGHARGAAN: Ketua Umum DPW BKPRMI Aceh Dr Mulia Rahman, menerima Piagam Penghargaan usai mengisi materi Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Kader Masjid yang digelar BKPRMI Aceh Timur di Aula MAN Insan Cendekia Aceh Timur di Idi, Minggu (26/9). Waspada/Ist

IDI (Waspada): Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) diharapkan terus mengibarkan panjinya hingga mengakar ke tingkat kecamatan dan desa, sehingga wadah ormas Islam ini benar-benar menjadi pendidik, pelurus, pemersatu umat, dan pembela kebenaran di tengah-tengah masyarakat.

“Jayanya BKPRMI tingkat kecamatan maka harus banyak lahir kegiatan BKPRMI tingkat desa. Begitu juga dengan kehebatan BKPRMI tingkat kabupaten tentu harus melahirkan banyak program BKPRMI di tingkat kecamatan. Artinya, barisan BKPRMI ini harus diperkuat mulai dari desa,” kata Ketua Umum DPW BKPRMI Aceh Dr Mulia Rahman, saat mengisi Materi Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Serta Rapat Evaluasi DPD BKPRMI Aceh Timur di MAN Insan Cendekia Aceh Timur di Idi, Minggu (26/9) sore.
 
Para pengurus 23 DPD BKPRMI kabupaten/kota di Aceh diyakini mampu membangkitkan gezah pergerakan memakmurkan masjid, karena mayoritas kepengurusan di tingkat kabupaten/kota memiliki kelebihan masing-masing. Terbukti, banyak kader yang nekat mengikuti Latihan Mujahid Dakwah (LMD) Tingkat I, baik yang digelar di Pulau Sumatera maupun di luar Pulau Sumatera secara mandiri.
 
“Untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pergerakan memakmurkan masjid, maka para kader yang memiliki jiwa mujahid tentu tetap ingin menjadi muwahid dalam mengajak pemuda ke masjid,” kata Mulia Rahman, seraya mengatakan komitmen itu sedang dibuktikan dengan kejayaan pemuda dan remaja masjid mulai bangkit dan nantinya mereka akan memakmurkan masjid di setiap desa-desa.
 
Mulia menambahkan, semangat pemuda masjid ini harus juga didukung oleh peran pemerintah Aceh dan kabupaten kota terkait penganggaran terhadap pembinaan dan pelatihan pemuda remaja masjid, tidak hanya penganggaran dalam bentuk bangunan fisik masjid, akan tetapi dalam peningkatan kapasitas Sumberdaya orang-orang yang memakmurkan masjid, sehingga masjid di isi oleh oleh orang-orang yang paham dalam memakmurkan masjid dan paham dalam hal moderasi beragama.
 
“Harapan kita juga, pengambil kebijakan di masa mendatang semuanya lahir dari rahim masjid yang ada di seluruh penjuru Aceh, dan tentunya memiliki kapasitas intelektual dan nilai-nilai kepemimpinan Islam yang mumpuni,” tutur Mulia, seraya menandaskan, kebijakan pemerintah ke depan diharap mampu mengakomodir program BKPRMI di seluruh Aceh.
 
Sementara Ketua Umum DPD BKPRMI Aceh Timur, Tgk Muh Isa, terpisah mengatakan, pihaknya mengapresiasi pihak panitia dalam pelaksanaan Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Kader dan Pengurus DPK BKPRMI. Kegiatan yang dirangkai dengan Rapat Evaluasi itu tentu perlu perjuangan dan pengorbanan seluruh unsur, terutama panitia yang telah menyukseskan kegiatan itu, sehingga melahirkan beberapa rekomendasi.
 
“Apa yang telah dilaksanakan, semoga menjadi modal untuk bangkitnya BKPRMI Aceh Timur sisa periode 2020-2024. Namun kami tidak akan mampu berbuat banyak tanpa dukungan semua pihak, baik DPK dan pengurus DPD,” kata Tgk Muh Isa, didampingi Ketua Panitia Pelaksana, Tgk Fadli MH, dan Sekretaris Panitia, Tgk Ridwan S.Sos. (b11/I)
 

                                             

  • Bagikan