Waspada
Waspada » Dr H Zulkarnain, MA: Haram Ekspor Ganja
Aceh Headlines

Dr H Zulkarnain, MA: Haram Ekspor Ganja

Dr H Zulkarnain, MA.Waspada/Ist
Dr H Zulkarnain, MA.Waspada/Ist

LANGSA (Waspada): Dosen Hukum Keluarga Islam di Asia Tenggara dan Dosen Qanun, Syari’ah Di Dunia Islam Pascasarjana IAIN Langsa, Dr H Zulkarnain, MA, Selasa (4/2) menegaskan, haram mengekspor ganja.

“Haramnya ganja adalah haram ‘ainnya atau haram pada zatnya sehingga mau dikemas seperti apapun ganja itu tetap haram. Mau disuling dijadikan minyak, ganja tetap haram, mau dibuat dalam bentuk ekstrak juga haram,” ungkap Dosen Hadis Ahkam ini terkait isu ekspor ganja akhir-akhir ini dari anggota legislatif.

Menurutnya, berdasarkan hadis Nabi Saw riwayat jama’ah dari Abdullah Ibnu Umar: Kullu muskirin khamrun wa kullu muskirin haraamun (semua yang memabukkan adalah khamar dan semua yang memabukkan adalah haram) maka ganja adalah haram karena termasuk jenis khamar yang memabukkan.

Selain itu, dalam hadis riwayat Imam Ahmad dan Imam Ibnu Majah dari sahabat Ubadah bin Shamit, Nabi Saw bersabda : “Sungguh bakal ada segolongan dari umatku yang menghalalkan khamar dengan nama lain yang mereka menggunakannya.”

Sudah Diprediksi Nabi Sejak 1400 Tahun Silam

Sambung Zulkarnain, upaya tipu daya untuk menghalalkan khamar seperti ganja yang haram secara syar’i ini sudah diprediksi oleh Nabi Saw sejak lebih dari 1400 tahun yang silam.

Oleh karenanya umat Islam dan masyarakat Aceh pada umumnya jangan terperdaya oleh berbagai tawaran untuk menjadikan ganja sebagai komoditas ekspor yang seolah-olah menjanjikan keuntungan finansial yang luar biasa.

“Yang penting untuk diingat bahwa jual beli khamar (ganja), telah diharamkan oleh Nabi Saw dalam hadis riwayat Imam Al Bukhari dari Aisyah istri Nabi Saw di mana Nabi Saw bersabda: “Hurrimat Al Tijaratu fi al khamri” artinya telah diharamkan perdagangan khamar (ganja),” sebut Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Langsa ini lagi.

Di dalam hadis yang lain, riwayat Imam Daraquthni dari sahabat Ibnu Abbas, Nabi Saw bersabda: “Idza harrama syai’an harrama tsamanahu” artinya: Jika sesuatu telah diharamkan maka harga atau jual belinya juga haram.

Zulkarnain mengimbau umat Islam harus mengedepankan cara berpikir yang mendatangkan finansial secara halal dan barakah serta menjauhi pola berpikir menghalalkan yang haram yang membuat umat Islam akan kehilangan keberkahan di dalam kehidupannya.

Di dalam Surat Al Nahl ayat 116 dan 117 Allah Swt berfirman: “Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut oleh lidahmu secara dusta ini halal dan ini haram untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah Swt. Sesungguhnya orang yang mengadakan kebohongan terhadap Allah Swt tiadalah beruntung, itu adalah kesenangan yang sedikit dan bagi mereka adzab yang pedih.

“Kita harus berhati-hati jangan sampai menghalalkan yang haram karena ingin memperoleh sedikit finansial dan kesenangan duniawiyah, karena adzab Allah Swt sangat pedih bagi yang berprilaku demikian,” tandas Dr H Zulkarnain, MA.(m43)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2