DPRK Aceh Tamiang Dukung Program SKPK Untuk Kepentingan Masyarakat

- Aceh
  • Bagikan


KUALASIMPANG (Waspada): Ketua Komisi II DPEK Aceh Tamiang, H Saiful Sofyan menyampaikan, bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya program kerja dari masing-masing SKPK mitra kerja Komisi II untuk kepentingan masyarakat di tahun 2022 ini.
“Dukungan ini kita berikan langsung dengan melakukan koordinasi bersama pimpinan SKPK mitra kerja Komisi II DPRK Aceh Tamiang, termasuk menyampaikan persoalan petani sawah yang terancam gagal panen akbat dampak banjir yang terjadi awal Januari 2022,” ungkap H Saiful Sofyan, Ketua Komisi II DPRK Aceh Tamiang kepada Waspada Jumat (14/1) di kantornya.


Dikatakannya, adapun keluhan masyarakat petani sawah paska banjir terkait bantuan ataupun perhatian pemerintah daerah untuk sawah yang sudah ditanami padi dan terendam banjir. “Persoalan ini langsung saya sampaikan kepada Kadis Pertanian Perkebunan dan Peternakan Aceh Tamiang pada Selasa 11 Januari 2022 kemarin,” ujarnya.


Menurutnya, persoalan tersebut dirasakan penting untuk disampaikan, karena paska banjir dirinya banyak menerima masukan dan keluhan para petani sawah yang terdampak banjir, di samping itu juga keluhan petani ini dapat direspon oleh dinas terkait sehingga petani dapat kembali melakukan aktivitas pengolahan lahan mereka yang hancur dihantam banjir.


Saiful Sofyan mengemukakan, dalam hal ini dirinya menerima masukan dari Distanbunnak Aceh Tamiang bahwa, persoalan bantuan benih padi bagi petani itu sudah disampaikan ke Pemerintah Provinsi melalui instansi terkait. “Kabarnya hingga saat ini belum ada respon serta infromasinya tahun ini tidak ada program bantuan benih padinya,” terang Saiful Sofyan politisi partai Demokrat.
Menyikapi hal itu, Saiful Sofyan yang sudah empat priode sebagai anggota DPRK Aceh Tamiang menyatakan, seharusnya daerah tidak terlalu bergantung dengan provinsi, apalagi kondisi banjir lazim setiap tahunnya terjadi di Aceh Tamiang. “Seharusnya pemerintah daerah melalui dinas terkait menyiapkan program bantuan itu melalui dana APBK, tapi selama ini anggaran itu tidak dianggarkan,” cetus Saiful Sofyan.


Artinya, Dinas Pertanian Aceh Tamiang dapat mengantisipasi terhadap persoalan tersebut, pastinya DPRK Aceh Tamiang mendukung program ini karena untuk kepentingan masyarakat banyak. “Minimal dapat mengurangi kerugian para petani sawah dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah,” ungkapnya lagi.


Begitu halnya juga Dinas Pangan dan Kelautan Aceh Tamiang, ke depannya dapat mengalokasikan anggaran bagi petani tambah yang terdampak banjir, termasuk Balai Benih Air Payau (BBAP) Seruway ke depannya bisa berfungsi dan mamfaatnya dapat dirasakan masyarakat daerah ini.
“Terkait BBAP Seruway itu langsung kita koordinasi dengan Kadis Pangan dan Kelautan Aceh Tamiang pada Rabu 12 Januari 2022 lalu,” sebut Saiful Sofyan seraya mengharapkan, BBAP Seruway bisa berfungsi dan pelaku budidaya ikan tawar di daerah ini tidak lagi membeli dari luar daerah, tapi bisa memperoleh langsung di daerahnya.


Tidak kalah menariknya juga, kata Saiful Sofyan, dalam koordinasi bersama Dinas Koperasi, Perdadagangan dan UKM Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (13/1) kemarin, Saiful Sofyan mengharapkan, instansi tersebut bisa lebih peduli kepada pengusaha kecil sehingga perekenomian masyrakat dapat bangkit terlebih dimasa pandemic Covid-19.
Sedangkan untuk Dinas Perhubungan Aceh Tamiang, Saiful Sofyan meminta agar dinas tersebut dapat menata perparkiran lebih baik lagi ke depannya. “Pajak atau retribusinya juga diharapkan bisa lebih di maksimalkan lagi,” pinta Saiful Sofyan, Ketua Komisi II DPRK Aceh Tamiang.


Saiful Sofyan mengemukakan, jika selama ini ada isu–isu berkembang terkait program dari pokok–pokok pikiran anggota Dewan tidak diketahui oleh SKPK, hal ini dirasakannya tidak mungkin, karena program tersebut pengusulannya melalui Bappeda Aceh Tamiang dan ketika pembahasan di tingkat TAPK pastinya melibatkan unsur instansi terkait.
“Jika ini menjadi problema, maka saya meminta kepada SKPK terutama mitra kerja Komisi II DPRK Aceh Tamiang supaya menyampaikan ke Dewan terhadap program kerja di tahun depan,” cetus Saiful Sofyan sembari mengatakan, bahwa Komisi II membuka pintu untuk melakukan koordinasi terhadap kepentingan masyarakat, termasuk saat mengusulkan anggarannya yang dibahas ditingkat komisi nantinya bisa diteruskan ketingkat pembahasan anggaran oleh tim anggaran dewan dan tim anggaran pemerintah.(b15)

Waspada /Yusri
H. Saiful Sofyan, Ketua Komisi II DPRK Aceh Tamiang ketika melakukan koordinasi bersama Kadistanbunnak Aceh Tamiang, Yunus,SP terkait program kerja dinas tersebut, termasuk perhatian bagi petani sawah paska banjir.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *