DPRA Harap Perusahaan Migas Prioritas Kepedulian Anak Yatim Panti Asuhan

- Aceh
  • Bagikan
BANTUAN: Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Alfarlaky, S.Hi, menyerahkan bantuan untuk para anak yatim melalui pengasuhnya di Yayasan Panti Asuhan Anak Yatim di Desa Matang Geuto, Idi Cut, Aceh Timur, Kamis (4/11). Waspada/M Ishak
BANTUAN: Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Alfarlaky, S.Hi, menyerahkan bantuan untuk para anak yatim melalui pengasuhnya di Yayasan Panti Asuhan Anak Yatim di Desa Matang Geuto, Idi Cut, Aceh Timur, Kamis (4/11). Waspada/M Ishak

IDI (Waspada): Perusahaan Minyak dan Gas (Migas) dan perusahaan perkebunan lain yang beroperasi di Aceh Timur, ikut ambil bagian dan lebih memprioritaskan kepeduliannya terhadap para anak yatim-piatu yang menetap di panti asuhan, baik kebutuhan sembako, maupun sarana dan prasarana lainnya.

“Banyak perusahaan perkebunan yang beroperasi di daerah ini, termasuk perusahaan Migas. Tapi kondisi panti asuhan masih memprihatinkan,” ujar anggota Komisi V DPR Aceh, Iskandar Usman Alfarlaky, S.Hi, disela-sela kunjungannya ke Yayasan Darul Huda Panti Asuhan Idi Cut, Aceh Timur, Kamis (4/11) malam.

Politisi Partai Aceh (PA) itu menilai, banyak fasilitas pendukung yang dibutuhkan pihak pengasuh dan pengurus panti, seperti ranjang tidur, meja dan lemari, serta ruang belajar yang nyaman, sehingga waktu yang dihabiskan sejak usua SD, SMA dan SMA disana benar-benar sesuai dengan standar pelayanan.

“Kita yakin ke deoan bakal banyak lahir pemimpin daerah, pejabat dan politisi dari kalangan panti asuhan. Oleh karenanya, mari kita dukung keberadaan mereka di panti untuk menjadi generasi emas dalam mengisi perdamaian ini,” timpa Alfarlaky, sapaan Iskandar Usman Alfarlaky.

Kedatangan mantan Ketua Umum DPD KNPI Aceh Timur sore menjelang magrib itu disambut hangat pimpinan yayasan dan pengurus panti asuhan khusus menampung yatim. Usai memberikan motivasi terhadap para anak yatin, lalu anggota Fraksi Partai Aceh itu ikut menyerahkan bantuan beras, ikan kaleng, dan uang tunai sebagai biaya jajan para anak yatim.

Di hadapan para anak yatim dan pengasuh, Al-Farlaky menyampaikan pesan agar kesempatan selama di panti dimanfaatkan dengan baik. “Belajar, disiplin dan jangan lupa berdoa untuk kedua orangtua, terkhusus untuk orangtua yangbsudah tiada,” demikian Alfarlaky. (b11).

.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *