Waspada
Waspada » DLHK Observasi Limbah Medco
Aceh Headlines

DLHK Observasi Limbah Medco

Kepala DLHK Aceh Timur, T. Muhammad Yunus. DLHK observasi limbah Medco. Waspada/M. Ishak
Kepala DLHK Aceh Timur, T. Muhammad Yunus. DLHK observasi limbah Medco. Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Menyikapi dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah Medco EP Malaka, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) telah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan observasi air sungai yang dikabarkan tercemar di sejumlah desa dalam Kecamatan Julok, Aceh Timur.

“Tim kita sedang bekerja di lapangan melakukan observasi terhadap dugaan pencemaran air sungai dengan limbah perusahaan Medco di beberapa desa di Julok,” kata Kepala Dinas LHK Aceh Timur, T. Muhammad Yunus, menjawab Waspada, Rabu (4/11) di Idi.

Menyikapi dugaan pencemaran lingkungan dengan limbah perusahaan migas di Julok, dia mengatakan, pihak Medco EP Malaka telah menyurati pihaknya untuk disikapi. Namun karena terbentur dengan hari libur dan cuti bersama, sehingga pihaknya dalam pekan ini menurunkan tim ke lokasi.

“Tim kita sebanyak empat orang sudah ke lapangan untuk melihat dugaan pencemaran ini, sehingga hasil di lapangan nantinya akan kami laporkan ke instansi terkait di provinsi dan instansi lainnya,” kata T. Muhammad Yunus, seraya menambahkan, pihaknya tidak akan diam diri terkait keluhan masyarakat

“Kita akan memantau dan nantinya tentu akan kami keluarkan rekomendasinya. Muda-mudahan hasilnya segera kita peroleh untuk diinformasikan ke publik,” ujar T. Muhammad Yunus seraya menandaskan, persoalan tersebut (dugaan limbah–red) tentu akan menjadi perhatian berbagai pihak, seperti BPMA dan instansi terkait lainnya.

Dirinya yakin, berbagai rekomendasi dari observasi limbah tersebut nantinya akan dipenuhi pihak Medco EP Malaka akan bertanggung jawab sebagai komitmen pihak perusahaan dalam mendapatkan Amdal.

“Terkait perizinan tidak berada di DLHK, sehingga hasil observasi nantinya akan kita tuangkan dalam rekomendasi yang kita tujukan ke pihak perusahaan,” demikian T. Muhammad Yunus. (b11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2