Ditemukan Kasus Gejala PMK Di Langsa

  • Bagikan
Petugas Balai Veteriner Sumut saat mengambil sampel darah sapi warga yang mengalami gejala mirip PMK, Rabu (11/5). Waspada/dede
Petugas Balai Veteriner Sumut saat mengambil sampel darah sapi warga yang mengalami gejala mirip PMK, Rabu (11/5). Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Sedikitnya ada 86 kasus diduga gejala Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang ditemukan pada hewan ternak sapi di Kota Langsa, Rabu (11/5).

“Ada 86 laporan yang diterima dari para peternak di sejumlah gampong, bahwa sapi mereka mengalami gejala mirip PMK ini,” sebut Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Langsa, Banta Ahmad, S.St.Pi.

Namun begitu, untuk memastikan apakah sapi warga sejumlah gampong itu terjangkit PMK atau tidak harus dilakukan pemeriksaan oleh petugas khusus yang didatangkan dari Balai Veteriner Medan Kementerian Pertanian.

“Laporan yang sudah kita terima dari warga pemilik sapi di Gampong Geudubang Jawa, Meurandeh, Asam Petek, ada sekitar 86 ekor sapi yang mirip mengalami gejala PMK ini,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Banta, petugas bidang peternakan sudah turun mengecek sapi dimaksud dan memang ada kemiripan mengalami gejala PMK itu. Sementara dari 86 sapi milik warga yang telah dicek petugas dinas terkait ini ke lapangan terlihat mulut sapi warga tersebut memerah dan kukunya juga terlihat seperti terbelah.

Sementara itu pihak dinas terkait juga sudah menghubungi pihak Balai Veteriner Medan dan siang ini mereka sudah sampai ke Kota Langsa.

“Hari ini kita akan turun ke lokasi bersama petugas Balai Veteriner Medan untuk mengambil sampel darah sapi warga yang mengalami gejala mirip PMK,” jelasnya.

Selanjutnya sampel itu akan dicek petugas Balai Veteriner Sumut ini untuk memastikan apakah PMK telah menjangkit terhadap hewan ternak sapi yang ada di daerah ini.(b13)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *