Waspada
Waspada » Distributor Pupuk Bersubsidi ‘Nakal’ Akan Dicabut Izinnya
Aceh

Distributor Pupuk Bersubsidi ‘Nakal’ Akan Dicabut Izinnya

Plt.Kepala Dinas Pertanian Agara, H.Guntur memeriksa pupuk bersubsidi di salah satu distributor Rabu (24/2).Waspada/Seh Muhammad Amin

 

KUTACANE (Waspada): Plt.Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), H.Guntur menegaskan, bila ada distributor pupuk urea dan petro yang bersubsidi ‘nakal’ berani akan dicabut izinnya.

Demikian Plt.Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), H.Guntur kepada Waspada saat melakukan pengawasan pupuk urea bersubsidi di setiap distributor yang ada di “Bumi  Sepakat Segenep”, Rabu ( 24/2).

H. Guntur meminta Komisi Pengawasan Pupuk Pestisida (KP3) benar-benar teliti mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi. Pasalnya, pupuk selalu menjadi masalah krusial dalam usaha tani.

“Seringkali masalah kelangkaan dan harga eceran tertinggi (HET) tak sesuai menjadi momok menakutkan petani menjelang musim tanam. Karenanya, pengawasan harus terus diintensifkan agar pupuk subsidi tepat sasaran dan tepat waktu,” ujarnya.

Pihaknya (Dinas Pertanian) bersama KP3 yang diketuai oleh Sekda, Kajari, Dandim, Kapolres, Disperindag, salah satu tugasnya mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi tersebut.

Dirincikan, HET urea bersubsidi Rp112.500, persak dari pemerintah belum termasuk ongkos dari gudang ke kios.

“Rp2 ribu hingga Rp 3 ribu persak didapatkan keuntungan oleh distributor hal yang wajar,” ucapnya.

H.Guntur menyebutkan, membidangi urea ada lima distributor dan petro ada dua distributor.

“Setiap distributor membawahi tiga kecamatan dalam penyaluran pupuk tersebut, namun ada satu orang  distributor di Agara membawahi lima kecamatan,” jelasnya.

“Aceh tenggara hanya mendapatkan jatah pupuk urea tahun 2021 ini sebanyak 6.073 ton sedangkan pupuk petro sebanyak 2400 ton, Agara meliputi 16 kecamatan dan jumlah desa secara keseluruhan 385 desa.

“Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada laporan dari petani bahwa distributor bermain-main dalam penyaluran pupuk tersebut,” tutup H.Guntur.(cseh)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2