Distanbunnak Aceh Tamiang Kucurkan 1,7 M Untuk Poktan
banner 325x300

Distanbunnak Aceh Tamiang Kucurkan 1,7 M Untuk Poktan

  • Bagikan
Yunus, SP Kadistanbunnak Aceh Tamiang. Distanbunnak Aceh Tamiang kucurkan 1,7 M untuk Poktan. Waspada/Yusri
Yunus, SP Kadistanbunnak Aceh Tamiang. Distanbunnak Aceh Tamiang kucurkan 1,7 M untuk Poktan. Waspada/Yusri

KUALASIMPANG (Waspada) : Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (Distanbunnak) setempat merealisasikan senilai Rp1,7 M dari anggaran DAK penugasan bidang pertanian tahun 2020.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang, Yunus, SP kepada Wartawan Senin (12/10) mengatakan, alokasi DAK bidang pertanian sebesar Rp1,7 miliar lebih dan telah dialokasikan untuk 15 Poktan dalam bentuk pembangunan irigrasi air tanah dangkal/dalam, pembangunan Dam Parit, Pembangunan Long Stroge dan Pembangunan Pintu Air.

“Ada 15 kegiatan yang dikerjakan secara swakelola oleh Poktan, kegiatan ini menjadi target utama dan harus selesai di bulan Desember, maksimal pertengahan Desember 2020,” tutur Yunus didampingi Kepala Bidang Usaha Tani dan Pengembangan Lahan, Syahputra, S. Hut.

Dijelaskannya, untuk pembangunan irigrasi air tanah dangkal/dalam dibangun di dua lokasi di Kampung Teluk Halban Kecamatan Bendahara dilaksanakan oleh Poktan Sri Lestari II dan Kampung Tupah Kecamatan Karang Baru dilaksanakan oleh Poktan Ojo Meri.

Kemudian, tiga kegitan pembangunan DAM parit masing-masing dua kegiatan di Kecamatan Tamiang Hulu yaitu Kampung Perkebunan Pulau Tiga dilaksankaan oleh Poktan Bina Usaha dan Kampung Wono Sari dilaksanakan oleh Poktan Sri Iskandar Mes dan satu kegiatan di Kecamatan Bendahara yaitu Kampung Tanjung Mulia dilaksanakan oleh Poktan Harapan Baru.

Yunus mengatakan, lima kegiatan pembangunan long stroge, dua kegiatan di Kecamatan Karang Baru yaitu di Kampung Bukit Panjang dilaksanakan oleh Poktan Barona dan Kampung Tupah dilaksanakan oleh Poktan Karya Utama, untuk Kampung Purwodadi Kecamatan Kejuruan Muda dilaksanakan oleh Poktan Mekar Tani, Kampung Seunebok Aceh Kecamatan Bendahara dilaksankaan oleh Poktan Suka Maju serta Kampung Suka Jadi Kecamatan Banda Mulia dilaksanakan oleh Poktan Tunas Muda.

Sedangkan, lima kegiatan pembangunan pintu air dibangun di dua kampung dalam Kecamatan Rantau yaitu Kampung Durian dilaksanakan oleh Poktan Sepakat Tani dan Kampung Jamur Labu dilaksanakan oleh Poktan Sri Sepakat, sementara Kampung Kaloy Kecamatan Tamiang Hulu dilaksanakan oleh Poktan Famili, Kampung Cinta Raja Kecamatan Bendahara dilaksankaan oleh Poktan Keumala serta Kampung Sekumur Kecamatan Sekerak dilaksanakan oleh Poktan Sejahtera Tani.

“Dengan adanya DAK bidang pertanian tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi beras di Aceh Tamiang serta dapat meningkatkan taraf ekonomi para petani” ujar Yunus seraya mengatakan, empat jenis kegiatan ini merupakan kebutuhan para petani dalam menggarap pertaniannya untuk menunjang ketersediaan air di daerahnya masing-masing.

Dicontohkannya, irigrasi tadah hujan di Kampung Teluk Halban, dengan adanya pembangunan irigrasi air tanah dangkal/dalam ini dapat menjadi salah satu solusi mengatasi masalah air.

“Tujuannya adalah meningkatkan ketersediaan air irigasi pada lahan pertanian, terutama pada lahan kering dan tadah hujan, sehingga para petani setelah dibangun nanti dapat melakukan penanaman padi lebih dari satu kali dalam setahun,” terang Kepala Distanbunnak Aceh Tamiang, Yunus sembari menambahkan empat jenis kegiatan tersebut merupakan langkah dalam mengatasi ketersediaan air.(b15)

 

  • Bagikan