Waspada
Waspada » Distan dan Pangan Kota Sabang Galakkan Tanaman Padi Gogo
Aceh Ekonomi

Distan dan Pangan Kota Sabang Galakkan Tanaman Padi Gogo

Wali Kota Sabang, Nazaruddin melakukan penanaman perdana padi gogo di ladang petani di Payaseunara, Jumat (20/11).Waspada/Ist
Wali Kota Sabang, Nazaruddin melakukan penanaman perdana padi gogo di ladang petani di Payaseunara, Jumat (20/11).Waspada/Ist

SABANG (Waspada): Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang menggalakkan tanaman padi gogo melalui program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB).

Acara tersebut dilakukan penanaman perdana oleh Wali Kota Sabang sekaligus menyerahkan secara simbolis sapi bantuan presiden, bertempat di Gampong Paya Seunara Kecamatan Sukakarya Kota Sabang, Jumat (20/11) sore.

Pelaksanaan kegiatan tanam padi gogo pada lahan milik masyarakat seluas 13 hektare (ha) ini merupakan realisasi dari PATB yang menjadi program Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan produksi beras dan kesejahteraan petani.

Wali Kota Sabang, Nazaruddin mengucapkan terimakasih kepada Kementan melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang yang telah memberi bantuan langsung untuk ketahanan pangan di Kota Sabang.

TNI/POLRI juga ikut membantu untuk melaksanakan kegiatan penanaman padi perdana ini.

“Jika petani bersungguh menanam padi gogo pasti bisa maju dan berkembang, yang paling penting adalah mau bekerja keras tidak hanya berpangku tangan. Saya yakin padi ini bisa tumbuh subur di Kota Sabang,” sebutnya.

Menurut Wali Kota Sabang, saat ini di Sabang memiliki lahan yang tidak terlalu luas untuk bidang pertanian, walaupun demikian Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kota Sabang pada masa pandemi Covid-19.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Fakri, SE MAP mengatakan bahwa dalam rangka untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kota Sabang, Kementerian Pertanian memberikan bantuan dalam upaya realisasi dari PATB melalui dana APBN.

“Karena Sabang terbatas sumber air, jadi Kita berusaha mengembangkan padi ladang/padi gogo. Kemudian kita juga menyerahankan bantuan sapi dari presiden yang berjumlah 40 ekor untuk dibagikan kepada 2 kelompok”, ujarnya.

Lebih lanjut jelasnya, lahan seluas 13 ha ini merupakan lahan masyarakat yang hasil dari penanaman padi ini akan langsung dapat dinikmati masyarakat.

Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang hanya memberikan penyuluhan dan bibit sedangkan hasilnya secara penuh untuk masyarakat.

Pihaknya juga akan terus memantau dengan menempatkan tenaga penyuluh sebanyak 12 orang yang akan mengawasi di lapangan setiap harinya.

“Kebiasaan petani kita di Sabang lebih kepada petani musiman, karena itu saya berharap dengan mengundang Bapak Wali Kota Sabang unsur Forkopimda dalam kegiatan ini, masyarakat akan tergugah untuk ikut berpartisipasi melakukan hal yang sama,” harapnya.
.
Fachri juga menjelaskan kelebihan dari padi gogo yakni terletak pada produktivitas rata-rata yang lebih dari 5 ton per hektare dan potensi hasil mencapai 8,7 ton per hektare. Selain produktivitas, padi ini juga memiliki kelebihan ketahanan terhadap hama penyakit. (b18)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2