Waspada
Waspada » Diserang Tulo, Panen Padi Di Bungie Menyusut
Aceh Headlines

Diserang Tulo, Panen Padi Di Bungie Menyusut

Seorang warga Gampong Raya Paya, Kemukiman Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie menangkap burung pipit di sawah menggunakan jaring, Jumat (1/1).  Diserang Tulo, Panen Padi Di Bungie Menyusut. Waspada/Muhammad Riza
Seorang warga Gampong Raya Paya, Kemukiman Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie menangkap burung pipit di sawah menggunakan jaring, Jumat (1/1).  Diserang Tulo, Panen Padi Di Bungie Menyusut. Waspada/Muhammad Riza

 

SIGLI (Waspada): Para petani di Gampong Raya Paya, Kemukiman Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie mengaku kesulitan mengatasi serangan kawanan burung Tulo (Pipit) yang bila tidak ditanggulangi dikhawatirkan dapat menyebabkan hasil panen padi menyusut, bahkan bisa gagal panen.

Usman, 60 salah satu petani di Gampong Raya Paya, mengeluhkan munculnya kawanan burung Pipit yang berjumlah ribuan ekor menyerang tanaman padinya. Akibat serangan hama yang masih belum bisa ditanggulangi itu, dikhawatirkan membuat hasil panen menyusut dalam jumlah besar.

Sebut dia, serangan kawanan burung pipit, ini sudah berlangsung sejak beberapa minggu terakhir ini. Hal ini kata dia membuat para petani tidak tenang untuk meninggalkan tanaman padi mereka yang tinggal menunggu hari untuk panen. “ Kami terpaksa harus menunggu di sawah, untuk mengusir kawanan burung ini dengan cara manual,” katanya.

Juwairiah, 40 petani lainnya menambahkan, setiap hari, ia bersama petani lainya harus berjaga-jaga di sawah agar bisa mengusir kawanan burung jika hinggap ke tanaman padi.

Biasaya cerita dia, setelah diusir, beberapa menit kemudian kawanan burung pipit kembali lagi. “Terkadang kami bergantian untuk menjaga padi ini,” kata Juwairiah.

Zulham, 45, petani di Gampong Raya Paya menambahkan, bukan saja burung Pipit yang menyerang tanaman padi warga setempat, hama tikus juga kompak menyerang tanaman padi kali ini.

Bahkan akibat parahnya hama tikus dan burung menggerogoti tanaman padi, para petani di daerah itu sudah meninggalkan tanaman padi mereka di sawah karena sudah tidak bisa digunakan lagi.

Sulaiman, 49, yang juga petani Gampong Raya, Kemukiman Bungi menuturkan, biasanya jika tanaman padi sudah para diganggu hama tikus dan burung, hasil panenya akan menyusut.

Sejatinya  untuk lahan sawah 4 Naleh (1 hektar) akan mendapatkan 9 ton bulir padi. Akan tetapi, semenjak tanaman padi diserang kawanan burung pipit yang berjumlah ratusan ekor itu, ia hanya bisa memanen sekira 4 ton per 1 hektar. (b06)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2