Waspada
Waspada » Disdikbud – Kemenag Terapkan Protokol Kesehatan
Aceh

Disdikbud – Kemenag Terapkan Protokol Kesehatan

Kepala MIN 6 Aceh Timur, Hamdan, menyerahkan raport ke Tgk. H. Saiful Anwar, sebagai salah satu wali murid di MIN 6 Aceh Timur, Desa Seuneubok Aceh Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Sabtu (20/6). Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Timur membagikan raport hasil penilaian semester genap Tahun Ajaran 2019/2020 dengan menerapkan protokol kesehatan diseluruh jenjang, baik TK, SD dan SMP, Sabtu (20/6).

“Dua hari sebelum dibagikan raport, kita sudah himbau agar TK, SD dan SMP membagikan raport ke siswa/i dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, M.Pd, kepada Waspada, Minggu (21/6).

Menurutnya, raport untuk penilaian naik kelas milik siswa/i kali diambil orangtua/wali, bukan diambil oleh siswa/i, sehingga para wali siswa/i dianjurkan mengenakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk ke pekarangan kelas serta mengantri dengan jarak semeter didepan kelas.

Bahkan, sebagian SD dan SMP dengan siswa diatas 400 orang membagikan raport selama tiga hari mulai Kamis, Jumat hingga Sabtu. Hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan dan tumpukan wali siswa di sekolah.

“Untuk mencegah penyebaran COVID-19, wali kelas duduk didepan kelas masing-masing dan wali siswa/i mengantri di halaman sekolah untuk mengambil raport. Hal ini kita himbau agar tidak berkumpulnya wali siswa/i di sekolah,” ujar Saiful Basri sembari mengatakan, para siswa/i nantinya akan diumumkan kembali tata cara sekolah di tahun ajaran baru yang dimulai 13 Juli mendatang.

Hingga Sore
Sementara itu, Kasubbag TU Kantor Kemenag Aceh Timur, H. Akli Zikrullah, melalui Kasi Penmad, H. Mulkan Sidamanik, MA, terpisah kepada Waspada mengatakan, pembagian raport yang diterapkan pihak madrasah kali ini berbeda dari tahun lalu, karena madrasah baik RA, MI, MTs dan MA tidak dibenarkan mengumpulkan siswa/i dan walinya, sehingga proses pembagian raport berlangsung sehari penuh mulai dari pagi sampai sore.

“Raport siswa kita berikan ke walinya, karena siswa kita larang ke madrasah. Pembagian raport juga berlangsung sampai sore, karena kebanyakan wali siswa yang berpofesi sebagai petani dan pekebun mengambil raport anaknya saat pulang dari ladang sore hari. Alhamdulillah, proses pembagian raport kali ini berjalan lancar dan tertib hingga tuntas,” demikian H. Mulkan. (b11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2