Waspada
Waspada » Disdik Ingin Lulusan SMK Mandiri Dan Berwira Usaha
Aceh Pendidikan

Disdik Ingin Lulusan SMK Mandiri Dan Berwira Usaha

Kadisdik Aceh Alhudri melepas 3 Mobile Training Unit (MTU) Disdik Aceh Tahun 2021, Senin (22/3) sore di Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareung, Banda Aceh. Disdik Ingin Lulusan SMK Mandiri Dan Berwira Usaha. Waspada/Muhammad Zairin
Kadisdik Aceh Alhudri melepas 3 Mobile Training Unit (MTU) Disdik Aceh Tahun 2021, Senin (22/3) sore di Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareung, Banda Aceh. Disdik Ingin Lulusan SMK Mandiri Dan Berwira Usaha. Waspada/Muhammad Zairin

BANDA ACEH (Waspada): Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri mengharapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Aceh bisa mandiri dan berwira usaha dengan keahlian dan kompetensi yang dimilikinya.

“Kita ingin lulusan SMK di Aceh mandiri dan berwira usaha,” ujar Alhudri, Kadisdik Aceh kepada wartawan usai melepas tiga Mobil Training Unit (MTU), Senin (22/3) sore di home base MTU, Gampong Pango Raya, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Kata dia, mobil unit pelatihan bergerak yang menjelajahi kabupaten/kota di Aceh itu merupakan ujung tombak Dinas Pendidikan untuk melatih siswa-siswi SMK menjadi lulusan terampil dengan berbagai macam kompetensi keahlian masing-masing.

Karena itu, terangnya, lulusan pendidikan vokasi ditargetkan tidak hanya dapat bekerja tapi juga bisa berbisnis dengan membuka usaha, sesuai dengan kompetensi atau keahliannya.

“Disdik Aceh dengan program MTU ini diharapkan mampu mempersiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan IDUKA (Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja),” tutur Alhudri dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Alhudri mengemukakan kilas balik kemegahan Sekolah Teknik Menengah (STM) di Aceh yang sangat terkenal seperti STM di Bireuen dengan teknik mesin, pertanian di dataran tinggi Gayo dan Langsa dengan teknik elektronya.

“Bagaimana kita kembalikan ruhnya SMK di Aceh seperti yang pernah berjaya dulunya. Ini harus kita lakukan bersama- sama,” kata Alhudri seraya mengajak jajaran pendidikan Bidang Pembinaan SMK untuk terus berikhtiar menghasilkan lulusan terbaik dan handal.

Alhudri menambah MTU Disdik Aceh dioperasikan 36 guru terpilih sebagai instruktur, tiga teknisi dan tiga supir. “Saya berterimakasih kepada guru terpilih sebagai instruktur yang akan melatih keahlian bagi anak-anak Aceh,” imbuhnya.

Tiga unit MTU itu dilengkapi masing-masing MTU 1 bidang konstruksi gedung, sanitasi dan perawatan, bisnis kondtrukdi dan properti serta kriya kreatif kayu.

MTU 2 bidang teknik komputer dan jaringan, teknik instalasi tenaga listrik, multimedia serta teknik audio video dan MTU 3 bidang teknik kenderaan ringan, teknik dan bisnis sepeda motor, teknik pengelasan serta teknik permesinan kapal.

Pelatihan angkatan I selama 13 hari akan dimulai pada 25 Maret 2021, untuk MTU 1 perdana di SMKN 1 Bener Meriah, MTU 2 di SMKN 4 Bener Meriah serta MTU 3 di SMKN 1 Sabang. Total 30 SMK di Aceh yang akan dikunjungi ketiga MTU tersebut. (b05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2