Waspada
Waspada » Dinas Syariat Islam Aceh Utara Latih 568 Peserta Tajhiz Mayit
Aceh Headlines

Dinas Syariat Islam Aceh Utara Latih 568 Peserta Tajhiz Mayit

Para peserta pelatihan tajhiz mayit gelombang pertama sedang menyimak materi yang disampiakan oleh Abati dari Kecamatan Meurah Mulia, Senin (19/10) siang. Dinas Syariat Islam Aceh Utara latih 568 peserta tajhiz mayit. Waspada/Maimun Asnawi
Para peserta pelatihan tajhiz mayit gelombang pertama sedang menyimak materi yang disampiakan oleh Abati dari Kecamatan Meurah Mulia, Senin (19/10) siang. Dinas Syariat Islam Aceh Utara latih 568 peserta tajhiz mayit. Waspada/Maimun Asnawi

ACEH UTARA (Waspada): Menidaklanjuti laporan masyarakat terkait mulai minimnya penyelenggara fadhu kifayah di gampong-gampong (desa) di Kabupaten Aceh Utara, Dinas Syari’at Islam selenggarakan pelatihan tajhiz mayit dengan peserta mencapai 568 orang dari 12 kecamatan. Kegiatan pelatihan itu dilaksanakan di Kampus STIKes Getsempena Lhoksukon, Senin (19/10).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Idris T usai membuka kegiatan pelatihan tersebut. “Informasi mulai minimnya tenaga penyelenggara fardhu kifayah telah kita terima dari masyarakat sejak tahun lalu. Sebagai tindaklanjut dari informasi tersebut kita laksanakan pelatihan ini di tahun 2020,” sebut Tengku Muhammad Idris T kepada Waspada.id.

Bahkan kata Idris, banyak laporan warga yang menyebutkan ada banyak desa yang skarang ini sama sekali tidak memiliki tenaga penyelemnggara tajhiz mayit. Untuk memandikan jenazah, keluarga almarhum atau almarhumah terpaksa menjemput dari desa lain. “Kondisi ini sangat miris. Apa jadinya kalau ke depan tenaga tajhiz mayit ini kosong. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan,” katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan tenaga penyelenggara fardhu kifayah, sebut Idris dia bersama tim di Dinas Syari’at Islam Aceh Utara sepakat menggelar kegiatan pelatihan tajhiz mayit dengan sumber DOKA Aceh Utara.

“Ini merupakan yang teramat penting untuk dilaksanakan, karena memang sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Aceh Utara,” sebut orang nomor satu di Dinas Syariat Islam Aceh Utara itu.

Menjawab Waspada.id, Idris menyebutkan, dengan dilaksanakan kegiatan pelatihan tajhiz mayit di Aceh Utara ke depan akan terjadi penyelenggaraan fardhu kifayah memilik satu tindakan, satu langkah dan satu tatacara dalam pelaksanaan memandikan dan menshalati jenazah.

“Nah, dengan pelatihan ini maka akan terjadi keseragaman penyelenggarakan pemandian jenazah dan shalat jenazah. Tidak ada perbedaan antara kecamatan A dengan kecamatan B. semua proses tersebut sama di 27 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara.”

Setelah pelatihan ini digelar, 568 peserta yang dilatih sekarang ini akan menjadi tongkat estafet bagi generasi berikutnya. Artinya, ilmu yang diterima oleh peserta hari ini dapat ditransfer kepada orang lain di desa masing-masing atau di kecamatan masing-masing. “Dengan cara seperti ini maka tenaga penyelenggara fardhu kifayah akan terus ada dan tidak akan terjadi kekosongan,” kata Idris menjelaskan.

Kepada Waspada.id, Idris kembali menjelaskan, pada kegiatan pelatihan tajhiz mayit, pihaknya menghadirkan pemateri handal di bidang tajhiz mayit yaitu Abi Mustafa dari Peureupok Kecamatan Syamtalira Aron yaitu Pimpinan Dayah Al Azhar. Abati dari Kecamatan Meurah Mulia juga pimpinan dayah, Tengku Ruski Ketua Rabitah Aceh Utara yang juga Tengku Imum Syik di Kecamatan Syamtalira Bayu.

“Semoga dengan hadirnya pemateri handal, para peserta dapat menyerap ilmu tajhiz mayit dengan baik dan benar. Kemudian mereka dapat bertindak dalam satu tindakan dan satu persepsi,” ulang Idris.

Terakhir, Kepala Dinas Syari’at Islam didampingi Aiyub Kepala Bidang Peribadatan menyebutkan, para peserta terbagi dua yaitu perempuan dan laki-laki. Jumlahnya mencapai 560 peserta. Mereka berasal dari 12 kecamatan diantaranya Kecamatan Cot Girek. Geureudong Pase, Paya Bakong dan Kecamatan Matangkuli.

“Anggaran yang tersedia tahun ini hanya cukup untuk 12 kecamatan, tetapi pada tahun 2021 kegiatan pelatihan tajhiz mayit ini kita laksanakan di 27 kecamatan atau di 852 desa demngan sumber anggaran yang sama yaiti daro DOKA Aceh Utara. Kegiatan pelatihan tajhiz mayit ini pertama dilaksanakan oleh Dinas Syari’at Islam Aceh Utara,” demikian Tengku Muhammad Idris T kepada Waspada.id. (b07).

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2