Dinas PUPR Aceh Tamiang Perbaiki Keusakan Lantai Jembatan Bailey

Dinas PUPR Aceh Tamiang Perbaiki Keusakan Lantai Jembatan Bailey

- Aceh
  • Bagikan
Maulizar Zikri, Anggota DPRK Aceh Tamiang. Dinas PUPR Aceh Tamiang perbaiki keusakan lantai jembatan bailey. Waspada/Yusri
Maulizar Zikri, Anggota DPRK Aceh Tamiang. Dinas PUPR Aceh Tamiang perbaiki keusakan lantai jembatan bailey. Waspada/Yusri

KUALASIMPANG (Waspada): Dinas PUPR Aceh Tamiang segera memperbaiki lantai jembatan bailey Kampung Meurandeh, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang yang mengalami kerusakan. Jembatan ini merupakan akses utama masyarakat Kampung Meurandeh.

“Kerusakan lantai jembatan ini memang harus secepatnya diperbaiki, jangan sampai terputus sehingga masyarakat di Kampung Meurandeh tidak bisa keluar masuk kampung dan tercancam terisolir,” kata Maulizar Zikri anggota Komisi A DPRK Aceh Tamiang kepada Waspada Kamis (13/8) di Tualang Cut.

Maulizar Zikri menyampaikan, sebelumnya dirinya juga sudah menerima laporan masyarakat dan munculnya pemberitaan di media tentang kondisi kerusakan jembatan bailey tersebut. Menyahuti aspirasi masyarakat dirinya langsung membangun komunikasi dengan Kepala Dinas PUPR Aceh Tamiang serta meminta supaya kerusakan lantai jembatan ini diperbaiki.

“Alhamdulillah, hasil koordinasi mendapat respon baik dan pihak Dinas PUPR Aceh Tamiang telah turun kelapangan melakukan pengecekan dan melihat langsung kondisi kerusakan untuk dilakukan perbaikan,” ujar Maulizar Zikri anggota DPRK Aceh Tamiang termuda dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Pekan Depan

Lanjutnya, informasi yang diperoleh dalam sepekan ke depan pihak Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Aceh Tamiang langsung menurunkan pekerja untuk melakukan pengrehaban atau perbaikan lantai jembatan bailey Kampung Meurandeh tersebut.

“Kita berharap masyarakat dapat mensupport pelaksanaan pekerjaan perbaikan lantai jembatan dimaksud, karena dikabarkan dalam perbaikan jembatan ini tidak tersedianya anggaran, tetapi ini langsung inisiatif dari Kadis PUPR Aceh Tamiang yang merespon keluhan masyarakat,” sebut Zikri sembari menambahkan, pihaknya mengapresiasi kinerja Dinas PUPR yang berperan aktif menyikapi keluhan masyarakat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lantai jembatan bailey Kampung Meurandeh terlihat kerusakannya karena terlepas dari ikatan antara sambungan lantainya dan kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan warga yang melintasi jembatan utama ini.

Kampung Meurandeh merupakan salah satu kampung pesisir dalam wilayah Kecamatan Manyak Payed dan pernah merasa masa kelam beberapa tahun silam.

Ketika itu jembatan dasar berkonstruksi leger besi dan lantai kayu sempat terputus saat konflik Aceh terjadi. Jembatan yang terputus itu direhab warga agar dapat dilalui, kemudian pemerintah daerah membangun jembatan darurat sekitar tahun 2011 dengan konstruksi batang kelapa dan lantai papan.

Jembatan darurat tersebut hanya bisa dilalui sepeda motor dan becak, sedangkan mobil tidak dapat melintasinya sehingga warga disana kesulitan membawa hasil perikanan, budidaya tambak serta lainnya.

Dalam perjalanan waktu, sekitar tahun 2016 lalu Pemkab Aceh Tamiang membangun jembatan bailey yang merupakan bantuan Pemerintah Aceh, tetapi sayangnya lantai jembatannya bukan ikutan dari konstruksi jembatan bailey sehingga warga telah memudahkan warga untuk melintasinya.(b15)

  • Bagikan