Waspada
Waspada » Dinas Pertanian Pidie Terjunkan Tim Ke Tuha Lala
Aceh Headlines

Dinas Pertanian Pidie Terjunkan Tim Ke Tuha Lala

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Pidie Ir Sofyan Ahmmad. Dinas Pertanian Pidie Terjunkan Tim Ke Tuha Lala. Waspada/Muhammad Riza
Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Pidie Ir Sofyan Ahmmad. Dinas Pertanian Pidie Terjunkan Tim Ke Tuha Lala. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie melakukan cek lapangan terkait keluhan petani kebun di kawasan perkebunan Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie.

Petani di sana mengeluhkan pohon rambutan mereka banyak yang mati karena terserang hama sejenis jamur putih, dan rasa buah durian menjadi tawar.

“ Hari ini petugas kami sudah turun ke lokasi, ke kawasan perkebunan Gampong Tuha Lala, di Kecamatan Mila, untuk melakukan cek dan ricek hasil laporan warga di sana tentang hasil panen buah durian yang rasanya tawar dan batang rambutan ada yang mati karena diduga terserang hama” kata Ir Sofyan Ahmad. Senin (21/12).

Kata dia, dalam kasus pohon rambutan mati dengan ciri-ciri ada putih-putih, biasanya itu disebabkan dua hal. Yaitu, mati karena jamur akar putih atau mati karena pesorogonas orizae dan bakteri atau disebabkan mati karena jamur putih palsu.

Terkait dengan kasus rasa buah durian tawar, ini diduga ada keterkaitannya dengan unsur hara tanah yang sudah mulai habis. Hal ini terjadi karena para petani biasanya tidak memberi pupuk lagi pada tanaman durian tersebut.

”Mestinya setiap kali siap panen harus disertai pemupukan kembali, di samping itu juga ada kaitannya dengan penyakit fisiologis. Penyakit fisiologis adalah penyakit kekurangan antar segalanya. Ini harus diambil sample untuk dibawa ke Lab,” sebutnya.

Menurut dia, jika ada tanaman rontok buah, ini ada empat penyebab. Terendam air, kekeringan, jamur ditangkar buah, dan kekurangan unsur FE. Ini berfungsi pada tanaman untuk menguatkan tangkai buah.

“Makanya kami turunkan tim ke Mila memeriksa dan mengambil samplenya untuk dibawa ke Lab,” tandas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie ini. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2