Waspada
Waspada » Dinas Penggerak Di Masa Pandemi Covid-19
Aceh Headlines

Dinas Penggerak Di Masa Pandemi Covid-19

Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Pidie Ridwandi dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Dr Saiminan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama di Aula Kantor Disdik Pidie. Kamis (17/12). Dinas Penggerak Di Masa Pandemi Covid-19. Waspada/Muhammad Riza
Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Pidie Ridwandi dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Dr Saiminan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama di Aula Kantor Disdik Pidie. Kamis (17/12). Dinas Penggerak Di Masa Pandemi Covid-19. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Dr Saminan, M.Pd, menyatakan salah satu konsep merdeka belajar adalah sekolah guru penggerak.

“Dulu kita kenal guru inti, ke depan mereka menjadi guru penggerak. Artinya, ia mengajar atas nama sekolahnya. Tentu ini sangat menggembirakan karena siswa dituntut menjadi lebih kreatif dalam literasi, numerik seraya ia membangun karakternya,” hal ini disampaikan Dr Saminan, di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie di Kota Sigli, Kamis (17/12).

Kata dia, rombongan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, datang ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie bukan sekadar studi banding, melainkan juga menjalin silahturahim.

Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Pidie Ridwandi dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Dr Saiminan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama di Aula Kantor Disdik Pidie. Kamis (17/12). Dinas Penggerak Di Masa Pandemi Covid-19. Waspada/Muhammad Riza
Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Pidie Ridwandi dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Dr Saiminan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama di Aula Kantor Disdik Pidie. Kamis (17/12). Dinas Penggerak Di Masa Pandemi Covid-19. Waspada/Muhammad Riza

Bahwa dalam silahturahim ini pihaknya melakukan penandatanganan MoU, dan tegas dia perlu dibangun dalam rangka melihat mutu pendidikan yang hebat di kabupaten berjuluk Pang Ulee Buet Ibadat, Pang Ulee Hareukat Meugoe. Pun sebaliknya Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie dapat melihat apa saja yang hebat dan dimiliki oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh.

Ini merupakan salah satu dari pada pengembangan yang dikembangkan oleh Menteri Pendidikan, bahwa bagaimana dengan sekolah penggerak dan guru penggerak. “Kita menginginkan ke depan adalah dinas penggerak. Jadi beberapa yang hebat di Kabupaten Pidie, nanti akan diisi di Kota Banda Aceh, pun sebaliknya apa saja yang hebat di Kota Banda Aceh juga akan diisi di Kabupaten Pidie,” katanya.

Begitupun di bidang pengawasan. Sebut dia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh yang melakukan pengawasan silang. Ada sebahagian nanti pengawas – pengawas dari Disdikbud Kota Banda Aceh akan hadir ke Kabupaten Pidie, dan sebaliknya untuk mencoba menilai terhadap standar pendidikan yang telah kita tetapkan dalam delapan aspek tersebut.

Karena itu kunjungan studi banding ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, sangat penting dalam rangka saling melihat dan membantu terhadap guru kita. Selajutnya terhadap program-program termasuk ajang prestasi anak-anak didik.

Menurut Dr Saminan, pihaknya tertarik melakukan studi banding ke Dinas Pendidikan, Kabupaten Pidie di Sigli, pihaknya melihat ada beberapa faktor. Diantaranya sebut dia, terdapat beberapa guru di kabupaten yang dipimpin bupati Abusyik (Roni Ahmad), ini muncul dan berprestasi di tingkat nasional.

Demikian juga dengan siswanya yang berprestasi ditingkat nasional, tentunya ini ada sesuatu yang telah dilakukan di Pidie yang memungkinkan, di Banda Aceh belum dilakukan. Ini adalah merupakan upaya yang saling menginsi yang memungkinkan Disdik Kabupaten Pidie dan Disdikbud Kota Banda Aceh akan mempunya sebuah kesamaan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, baik guru mapun siswa.

Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Pidie Ridwandi, dalam kesempatan itu mengatakan Disdikbud Kota Banda Aceh tertarik dengan beberapa kegiatan dan program yang dilakukan Disdik Pidie dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, baik guru mapun siswa. Seperti kegiatan Supervisi Silang, Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). “Kegiatan ini, selama ini sudah kita jalankan, dan hasilnya sangat mengembirakan,” katanya. (b06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2