Diduga Terjadi Arus Pendek, Dua Rumah Ludes Terbakar - Waspada
banner 325x300

Diduga Terjadi Arus Pendek, Dua Rumah Ludes Terbakar

  • Bagikan
Salah seorang Babinsa Koramil 16 Banda Sakti, Lhokseumawe, Sertu Ici Avisina sedang berupaya memadamkan api yang membakar rumah Siti Hawa dan Yuliar. Waspada/Ist

LHOKSEUMAWE (Waspada): Diduga akibat terjadi arus pendek, dua unit rumah di Gampong Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe ludes terbakar.

Peristiwa itu terjadi, Kamis (15/7) pukul 12:00. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Komandan Kodim 0103 Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto, S.A.P melalui Komandan Koramil 16 Banda Sakti, Kapten Inf Ronni Mahendra saat dikonfirmasi Waspada, Kamis (15/7) di lokasi kejadian menjelaskan, kronologis kejadiannya.

Kata Ronni, dua unit rumah yang terbakar itu milik Siti Hawa dan Yuliar di Gampong Ujong Blang, di Jalan Tengku Husaini, Lorong Pawang Manyak, Dusun Sangamara, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Sesuai pengakuan korban dan saksi, kata Ronni, kejadian itu terjadi, Rabu (12/7) sekira pukul 12:00. Saat itu, Nadir, tetangga korban atas nama Siti Hawa,56, melihat api menyala di instalasi listrik di atas rumah Siti Hawa.

Lalu, Nadir dengan segera menyampaikan informasi kebakaran kepada warga, bahwa rumah Siti Hawa terbakar.

Seperti dikomandoi, warga serentak bergerak memberikan pertolongan untuk memadamkan api di rumah korban dengan cara tradisional.

Saat upaya pemadaman dilakukan warga, beberapa warga memberitahukan kejadian itu kepada Babinsa, Sertu Ici Avisina, baru kemudian, Babinsa meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

“Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian sekitar 12:30 dengan tiga unit mobil. Mereka berhasil memadamkan kobaran api, meskipun dua unit rumah tersebut tidak berhasil diselamatkan,” sebut Ronni.

Menjawab Waspada, Ronni mengatakan, korban lainnya bernama Yuliar,35, juga mengalami hal serupa.

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Untuk sementara waktu, warga gampong telah mendirikan satu unit tenda darurat untuk keluarga yang mengalami musibah tersebut,” kata Ronni. (b07)

  • Bagikan