Waspada
Waspada » Diduga Sengaja Bakar Lahan, Seorang Warga Sempat Diamankan
Aceh

Diduga Sengaja Bakar Lahan, Seorang Warga Sempat Diamankan

 Lahan di Desa Gaya Jaya, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabuapaten Aceh Tenggara diduga dibakar, Kamis (8/4) sore. Diduga Sengaja Bakar Lahan, Seorang Warga Sempat Diamankan. Waspada/Seh Muhammad Amin
 Lahan di Desa Gaya Jaya, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabuapaten Aceh Tenggara diduga dibakar, Kamis (8/4) sore. Diduga Sengaja Bakar Lahan, Seorang Warga Sempat Diamankan. Waspada/Seh Muhammad Amin

KUTACANE (Waspada): Bencana kebakaran hutan dan lahan masih saja ditemukan, kebakaran terjadi dapat disebabkan dari berbagai hal, baik itu faktor alam sendiri maupun unsur kesengajaan dari ulah manusia.

Kodim 0108/Agara dan jajarannya terus berupaya melakukan berbagai cara dalam pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan pemantauan kebakaran menggunakan aplikasi satelit LAPAN. Akhirnya ditemukan titik api kebakaran lahan di Desa Gaya Jaya, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kabuapaten Aceh Tenggara, Kamis (8/4) sore.

Komandan Kandim 0108/Agara Letkol Inf Robbi Firdaus melalui Danramil 0108-01/Lawe Sigala-gala Kapten Inf Risman Batubara mengatakan, kebakaran lahan seluas 0,5 hektar terjadi di wilayah Kecamatan Lawe Sigala-gala, diduga karena sengaja dibakar oleh salah seorang berisinial RM, 55, warga Desa Gaya Jaya saat membersihkan kebun.

Titik api ditemukan setelah terpantau dari aplikasi satelit LAPAN yang digunakan Koramil 0108-01/Lawe Sigala-gala.  Dengan sigap, lima orang Babinsa TNI personel Koramil 0108-01/Lawe Sigala-gala langsung bergerak cepat ke lokasi tempat terjadinya kebakaran.

“Saat tiba di lokasi, personel Babinsa TNI dengan cepat dan sigap memadamkan api agar tidak meluas ke lahan lainnya, walau dengan peralatan manual. Saat ini sejumlah titik api dapat dipadamkan,” kata Danramil.

Sementara itu, RM yang diduga sengaja melakukan pembakaran lahan, sempat diamankan ke kantor Koramil, namun hanya untuk dimintai keterangan, sekaligus diberikan peringatan dan diingatkan tentang sanksi yang bisa menjerat. “Tujuannya agar tidak mengulangi lagi melakukan pembakaran lahan,” jelas Danramil.

“Peringatan dan ajakan hentikan budaya membakar melalui sosialisasi ke desa-desa maupun pemasangan spanduk sudah dilakukan, namun sampai saat ini masih saja ditemukan kebakaran lahan dan terjadi disebabkan dari unsur kesengajaan, yakni dibakar,” pungkas Kapten Inf Risman Batubara.(cseh)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2