Waspada
Waspada » Diduga Depresi, Herianto Bunuh Diri
Aceh

Diduga Depresi, Herianto Bunuh Diri

Waspada/dede Jenazah Herianto, 40 yang diduga bunuh diri dengan menancapkan pisau dapur di dada sebelah kanan saat bertamu di rumah temannya di Gampong Pondok Kemuning, Kecamatan Langsa Lama, Rabu (20/5) sekira pukul 22:30.

LANGSA (Waspada): Diduga depresi, Herianto, 40, warga Dusun Mulia, Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa bunuh diri dengan menancapkan pisau dapur di dada sebelah kanan saat bertamu di rumah temannya di Gampong Pondok Kemuning, Kecamatan Langsa Lama, Rabu (20/5) sekira pukul 22:30.

Kapolres Langsa, AKBP Giyarto, melalui Kapolsek Langsa Timur, AKP Suparwanto, SH, Kamis (21/5) mengatakan, kronologis kejadian, Rabu (20/5) sekira pukul 22:30 korban, Herianto, 40, wiraswasta, warga Dsn Mulia Gp. Karang Anyar, Kec. Langsa Baro datang ke rumah Rismal yang beralamat di Dsn Abadi Gp. Pondok Kemuning, Kec Langsa Lama untuk bertamu.

Kemudian orangtua Rismal menyuruh masuk korban, lalu korban berbincang-bincang dengan Rismal. Setelah itu, korban yang mengaku merasa ketakutan dan berkata bahwasanya ada orang yang mencarinya di depan rumah Rismal.

Lalu Rismal keluar untuk melihat orang yang dimaksud oleh korban, apakah ada orang di depan rumahnya yang mencarinya untuk memastikan orang yang dimaksud oleh korban, akan tetapi tidak ada orang yang mencarinya.

Selanjutnya, Herianto meminta izin kepada ibunya Rismal yakni Tukiem, 68 untuk izin ke kamar mandi, namun selang beberapa menit korban tidak keluar dari kamar mandi. Kemudian Rismal mengecek korban ke kamar mandi dan melihat korban sudah tergeletak di lantai kamar mandi dalam keadaan pisau sudah tertancap di bagian dada sebelah kanan korban.

Melihat hal tersebut, Rismal melaporkan kepada kepala lorong dan Geuchik Pondok Kemuning tentang kejadian hal tersebut. Selanjutnya pihak desa melaporkan kejadian ke Polsek Langsa Timur.

Berselang beberapa menit, anggota Polsek Langsa Timur dan unit inavis Polres Langsa melakukan olah TKP guna mengidentifikasi korban lalu korban dibawa ke RSUD Langsa guna dilakukan Visum.

Hasil keterangan ayah korban, Suharman, 67, sebelum berangkat ke rumah Rismal korban terlebih dahulu meminta maaf kepada keluarga dan tetangganya. “Diduga korban sedang ada masalah/ mengalami (depresi),” tandas Kapolsek Langsa Timur.

Sementara teman korban, Rismal menuturkan, korban adalah temannya yang sudah lama tidak bertemu.

“Tapi, malam ini (Rabu, 20/5), sekitar pukul 22:30, datang ke rumah saya tanpa memberitahu sebelumnya. Saat tiba di rumah, saya lagi tidur dengan anak dan orang tua saya (Tukiyem), yang saat itu memberitahukan bahwa ada korban datang,” ujar Lismal.(b13)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2