Waspada
Waspada » Diapresiasi, Lahirnya Qanun Haji Aceh Singkil Permudah Pelayanan Masyarakat
Aceh Headlines

Diapresiasi, Lahirnya Qanun Haji Aceh Singkil Permudah Pelayanan Masyarakat

Kakan Kemenag Aceh Dr H Iqbal didampingi Bupati Dulmusrid dan Kemenag Aceh Singkil memotong pita meresmikan kantor PLHUT Kemenag Aceh Singkil, Kamis (21/1). Diapresiasi, Lahirnya Qanun Haji Aceh Singkil Permudah Pelayanan Masyarakat. Waspada/Arief H
Kakan Kemenag Aceh Dr H Iqbal didampingi Bupati Dulmusrid dan Kemenag Aceh Singkil memotong pita meresmikan kantor PLHUT Kemenag Aceh Singkil, Kamis (21/1). Diapresiasi, Lahirnya Qanun Haji Aceh Singkil Permudah Pelayanan Masyarakat. Waspada/Arief H

SINGKIL (Waspada): Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh menyampaikan apresiasi atas lahirnya Qanun Haji di Aceh Singkil, yang digagas pertama di Provinsi Aceh.

Digagasnya Qanun Kabupaten Aceh Singkil Nomor 3 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji Daerah dan Pembiayaan transportasi Jamaah Haji, sangat membantu dan mempermudah dalam pelayanan ibadah haji dan umrah, kata Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg saat meresmikan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Kantor Kemenag Aceh Singkil Desa Pulo Sarok Singkil, Kamis (21/1).

Iqbal berharap setelah terbangunnya gedung PLHUT tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dengan kondisi wilayah yang agak jauh sehingga bisa mempersingkat, mempermudah dan memperlancar pelayanan terhadap masyarakat untuk pelayanan haji.

“Kalau sebelumnya masyarakat harus bolak-balik mengurus ke Bank dan balik ke kantor Kemenag, sekarang sudah satu pintu tidak harus bolak-balik lagi,” ucap Iqbal

Di gedung PLHUT karena terpadu, maka akan bekerjasama dengan pihak Perbankan dan pihak Kemenag yang bersama melayani masyarakat.

Dikatakannya, Gedung PLHUT tahun 2020 hanya dua kabupaten yang menerima bantuan bangunan dari anggaran SBSN (Pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara) senilai Rp2,2 miliar. Yakni, Aceh Besar dan Aceh Singkil.

“Alhamdulillah Aceh Singkil tahun 2020 menjadi prioritas, tahun 2021 ini yang dapat bantuan SBSN Aceh Utara, Aceh Tengah dan Langsa,” sebutnya.

Sementara itu, menyahuti usulan Bupati Dulmusrid agar Kakan Kemenag Aceh Singkil dipilih dari putra daerah. “Insya Allah, usulan Bupati akan kami pertimbangkan, memang kami sudah menetapkan yang mengurus Barat Selatan (Barsel) misalnya, ya harus diurus dari putra Barsel,” ucapnya

“Tapi karena bupati tadi sebut jangan dulu pindah (Kakan Kemenag Aceh Singkil) maka menjadi pertimbangan kami. Dan kami tunggu kalau bupati sudah bilang oke baru kita ganti Kemenag baru,” ucap H Iqbal sekaligus menjawab curhat Kakan Kemenag Aceh Singkil tersebut.

Sebelumnya, Kakan Kemenag Aceh Singkil H Saifudin SE saat menyampaikan laporannya usai memaparkan program kerja pembangunan Gedung KUA di Pulau Banyak dan usulan Bangunan KUA di Pulau Banyak Barat (PBB), di hadapan Kanwil Kemenag Aceh, sambil bersenda gurau meminta pindah tugas ke Banda Aceh.

Dilaporkannya, ada 11 kecamatan di Aceh Singkil baru dilayani 10 Kantor KUA Kecamatan. “Baru dibangun KUA di Pulau Banyak yang merupakan hibah Pemkab Aceh Singkil, dan rencana akan dibangun lagi KUA di PBB agar Kanwil mendukung,” sebut Saifuddin.

Disamping itu, menyahuti usulan Kakan Kemenag Aceh Singkil, terkait pengadaan mobil operasional, H Iqbal mengatakan, Kanwil Aceh sudah mengusulkan program tahun ini. Jika tidak dicoret, tahun ini usulan mobil operasional untuk Kemenang Aceh Singkil akan tersahuti. Termasuk usulan pembangunan Gedung Kerukunan Umat Beragama (KUB) bisa hadir tahun 2022 mendatang, sebagai kebutuhan meminimalisir konflik keagamaan di Aceh Singkil, sebut Iqbal.

Begitupun terkait penegerian madrasah, yang baru hanya satu MAN, satu MTSn dan satu MIN, Iqbal mengimbau agar segera mempersiapkan administrasinya. “Sebab jika ada proses penegrian Aceh Singkil tidak tertinggal,” imbuhnya. (b25)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2