Waspada
Waspada » Dewan Usulkan Pengadaan Alat TCM Percepat Penanganan Covid-19
Aceh Headlines

Dewan Usulkan Pengadaan Alat TCM Percepat Penanganan Covid-19

Wakil Ketua Komisi III, DPRK Langsa dari Partai Gerindra, Jeffry Sentana. Dewan soroti buruknya kualitas air dan kenaikan tarif PDAM Tirta Keumeuneng. Waspada/dede
Wakil Ketua Komisi III, DPRK Langsa dari Partai Gerindra, Jeffry Sentana. Dewan soroti buruknya kualitas air dan kenaikan tarif PDAM Tirta Keumeuneng. Waspada/dede

LANGSA (Waspada) : Wakil Ketua Komisi III DPRK Langsa, Jeffry Sentana, mengusulkan pengadaan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk percepat penanganan deteksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Jumat (18/9).

Untuk memperkuat fasilitas pengecekan melalui metode ini daripada harus mengeluarkan dana Rp.571 juta untuk Test PCR, Pihak RSUD Langsa idealnya memilih opsi mempersiapkan mesin Tes Cepat Molekuler (TCM).

Alat ini sering disebut juga rapid molecular diagnostic untuk mengonfirmasi hasil swab hidung dan tenggorokan. Jeffry mengatakan, pemeriksaan TCM selama ini umumnya dikenal sebagai prosedur pemeriksaan pada pasien tuberkulosis (TB).

Pemeriksaan dengan TCM bisa menghasilkan akurasi hingga 99 persen. Mesin TCM dapat memeriksa kuman pada dahak pasien untuk mengetahui apakah seseorang positif atau tidak.

“Saya berfikir pengadaan alat TCM lebih efisien daripada harus mengeluarkan Dana Rp. 571 juta. Kita semua ingin adanya percepatan penanganan Covid-19 secara efisien dan akurat,” paparnya.

Sebenarnya Alat TCM ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi, dengan hasil tes bisa diketahui kurang dari 1 jam dan sudah digunakan oleh Fasilitas Kesehatan di Provinsi serta Kabupaten/Kota lain.

“Perbadingan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) hasilnya lebih lambat, hasil tes PCR bisa diketahui dalam waktu 24 jam. Ditambah lagi harganya yang mahal,” sebut Jeffry.

Ia menambahkan, sebelumnya terdapat usulan RSUD Langsa untuk melakukan kerjasama PCR dengan mengeluarkan dana sebesar Rp571 juta. Sebaiknya RSUD Langsa mengganti fasilitas PCR dengan alat TCM karena dinilai lebih ekonomis.

“Alat PCR selain mahal, alat ini juga membutuhkan waktu lama jika dipesan dari sekarang. Saya berharap penanganan Covid-19 ini harus ditanggapi serius, bukan hanya sekedar menghabiskan Anggaran Refocusing dengan program yang asal jadi dan tidak efisien dan tidak bermanfaat,” tandas politisi muda besutan Partai Gerindra itu. (b13).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2