Waspada
Waspada » Dapur Idris Ludes Terbakar
Aceh

Dapur Idris Ludes Terbakar

Dapur rumah milik Idris, 45, warga Dusun Hagu Ramphak, Gampong Meunasah Merbo, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, ludes terbakar. Waspada/Ist

 

ACEH UTARA (Waspada): Dapur rumah milik Idris, 45, warga Dusun Hagu Ramphak, Gampong Meunasah Merbo, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, ludes terbakar. Peristiwa itu terjadi, Sabtu (6/3) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa ini dilaporkan Kalaksa Badan Penanggulangan Bemcana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Drs. Amir Hamzah kepada Waspada.

“Informasi awal kami terima dari H Syukri dari Kecamatan Tanah Jambo Aye dan Sekdes Nasruddin.

Mereka memberitahukan peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 08.00,” kata Amir Hamzah sesuai keterangan H Syukri.

Seluruh bangunan dapur milik Idris berkonstruksi kayu, sehingga api sulit dijinakkan. Peristiwa itu terjadi sangat cepat.

“Api sangat besar. Dalam hitungan menit seluruh bangunan dapur itu hangus. Alhamdulillah rumah induk dapat terselamatkan atas bantuan masyarakat setempat,” kata Amir Hamzah sesuai keterangan Nasruddin.

Sesuai informasi dari Nasruddin, kata Amir Hamzah, rumah induk milik korban, saat ini sedang direhap menggunakan dana desa, antara rumah induk dengan dapur terpisah beberapa meter.

Pun demikian, seluruh peralatan rumah termasuk pakaian, bahan PKK gampong semuanya disimpan di dapur yang terbakar itu karena rumah induk sedang dalam renovasi.

“Tidak ada yang bisa diselamatkan. Semuanya hangus dilalap si jago merah,” katanya.

Menjawab Waspada, Amir Hamzah mengaku belum mengetahu penyebab kejadian kebakaran tersebut. Namun aparatur gamping sedang menelusuri kronologis kejadiannya.

“Kerugian harta benda diperkirakan mencapai Rp52.300.000 dengan rincian seluruh bangunan dapur hangus, TV, resiver, alat pemotong rumput, pakaian korban sebanyak tujuh orang,” terangnya.

Sedangkan peralatan PKK gampong yang ikut terbakar nilainya ditaksir Rp13.150.000 dengan rincian tempat masak nasi, tempat cuci piring, kuali, kukur kelapa serta peralatan alat-alat pesta.

Kata Amir Hamzah sesuai keterangan dari Nasruddin, saat kejadian itu, masyarakat memang tidak memberitahukan atau menelpon petugs armada pemadam kebakaran Pos Alue Bilie, karena dalam sekejap bangunan hangus terbakar.

“Warga sudah berusaha memberikan pertolongan namun tidak berhasil karena kejadian ini sangat cepat.”

Pemerintah Aceh Utara melalui BPBD Aceh mengucapkan terima kasih pada masyarakat yang ikut berperan dan membantu pemadaman walaupun api tidak dapat dijinakkan.

“Dengan usaha masyarakat, rumah induk milik korban terselamatkan. Dan kami atas nama bupati akan melayat ke rumah korban untuk mengantarkan bantuan masa panik sesuai persediaan yang ada,” sebut Amir. (b07)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2