Curi Emas 30 Mayam, Residivis Diringkus Polisi

- Aceh
  • Bagikan

PIDIE JAYA (Waspada): Melakukan aksi pencurian dengan pemberatan (curat) emas seberat 30 mayam, seorang residivis, BI, 40, diringkus Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pidie Jaya.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Musbagh Ni’am, melalui Kasat Reskrim, Iptu Dedy Miswar kepada Waspada.id, Rabu (1/12) mengatakan, pelaku melakukan pencurian di Desa Keureusi, Kec. Jangka Buya, Kab. Pidie Jaya, Jumat (26/11).

“Pada Minggu(28/11), Mukhsanati (korban) melaporkan tindak pidana pencurian yang dialaminya ke Polres Pidie Jaya, Selasa (30/11) pelaku berhasil diringkus di Desa Matang Teungoh Kec. Samalanga Kab. Bireuen,” kata Deddy.

Berdasarkan pengakuan pelaku, dia melakukan aksinya dengan memasuki rumah lewat pintu belakang (sumur) saat pemilik rumah tertidur (tengah malam), dalam melancarkan aksinya pelaku juga membawa sebilah parang untuk berjaga-jaga.

Korban mengetahui emasnya dicuri saat bangun melihat lemari sudah terbuka dan perhiasan emas sudah tidak ada lagi.

Pelaku merupakan residivis yang terlibat dalam beberapa tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, diantaranya pencurian uang tahun lalu di Desa Kiran Dayah lebih kurang sekitar 60 juta dan pencurin HP di Desa Pelakan.

Dari tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti emas dan sejumlah uang yang merupakan hasil dari penjualan emas curian. Emas yang dicuri sekitar 30 manyam, dan yang sudah dijual seberat 11 mayam.

“Selain melakukan aksi pencurian, pelaku juga merupakan pemakai aktif narkotika jenis sabu-sabu, saat ditangkap masih dalam keadaan berdosis dan polisi juga menemukan pipet dan pirek sabu-sabu,” kata Dedy.

Untuk saat ini tersangka Bi Bin An, 40, yang bekerja sebagai wiraswasta, diamankan di Sat Reskrim Polres Pidie Jaya untuk langkah hukum lebih lanjut. (b23).

Tersangka pencurian dengan pemberatan, BI, 40 saat diringkus oleh Satreskrim Polres Pidie Jaya. Waspada/Ist

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *