Waspada
Waspada » Covid-19 Di Abdya Melonjak Drastis
Aceh

Covid-19 Di Abdya Melonjak Drastis

Waspada/Syafrizal Safliati SST M.Kes, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya.

BLANGPIDIE (Waspada): Dalam beberapa hari terakhir, temuan kasus positif Corona Virus Disease-2019 (Covid-19), di ‘Nanggroe Breuh Sigupai’ Aceh Barat Daya (Abdya), dilaporkan melonjak drastis. Bahkan, melebihi angka dua kali lipat, dari jumlah sebelumnya.

Sebelumnya, Kamis (23/7) lalu, berdasarkan hasil tes Swab Polymerase Chain Reaction (PCR), yang dikeluarkan oleh Balitbangkes Aceh diketahui, sebanyak 4 orang warga Abdya, dinyatakan positif terpapar Covid-19. Satu diantaranya sudah meninggal dunia.

Pasien terpapar corona yang sudah meninggal dunia tersebut atas nama Mar, 63, warga asal Kecamatan Lembah Sabil.

Sebelumnya, Mar sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Teungku Peukhan (RSUTP) Abdya. Namun, karena kondisinya yang mengkhawatirkan, yang bersangkutan kemudian dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.

Sayangnya, dalam perjalanan ke Banda Aceh, Mar menghembuskan nafas terakhir di kawasan Lhok Nga, Kabupaten Aceh Besar, pada Selasa (21/7) dinihari lalu.

Meskipun demikian, pasien tetap dibawa ke RSUZA Banda Aceh, untuk mendapatkan protocol penanganan jenazah covid-19, sebelum dipulangkan dan dimakamkan ke daerah asalnya, di Lembah Sabil, Abdya.

Sementara 3 warga lainnya yang positif corona, masing-masing MS, 55, juga warga Kecamatan Lembah Sabil, yang merupakan istri dari Mar, pasien corona yang sudah meninggal dunia. Selanjutnya, CY, 27, warga Kecamatan Susoh dan ML, 40, warga asal Kecamatan Babah Rot.

Saat ini, laporan yang diterima Waspada Sabtu (1/8), angka pasien positif covid-19 terus bertambah, hingga mencapai 18 orang (termasuk yang sudah meninggal dunia). Satu orang diantaranya dengan inisial AS, warga Kecamatan Manggeng, dinyatakan sembuh.

Menurut Safliati SSTP M.Kes, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya, dari 18 kasus dimaksud, sebanyak 16 orang masih dalam tahap penanganan tim medis Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP). Sedangkan 1 orang dinyatakan sembuh, 1 orang lainnya meninggal dunia.

Jumlah warga yang terjangkit virus tersebut diketahui, berdasarkan hasil pememeriksaan swab RT PCR di laboratorium Balitbangkes Aceh.

Dari keseluruhan warga yang positif Covid-19 itu, paling banyak dialami oleh tenaga medis pada RSUTP Abdya, yang sebelumnya pernah kontak langsung saat menangani sejumlah pasien corona.

“Jumlah keseluruhan yang terkonfirmasi covid-19 di Abdya mencapai 18 orang. Termasuk pasien asal Manggeng yang telah dinyatakan sembuh beberapa waktu lalu. Juga 12 tenaga medis RSUTP, 4 pasien RSUTP dan 1 meninggal dunia,” ungkapnya.

Data yang diterima Waspada diketahui, Sejak Senin (20/7) lalu diketahui, Dinas Kesehatan Abdya sudah mengirim sekitar 116 sampel swab (enam kali pengiriman), ke laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Aceh, untuk diperiksa dengan metoda RT PCR.

Dari 116 sampel swab yang dikirim, sebagian besar merupakan sampel swab tenaga medis RSUTP Abdya.

Kemudian, hasil pemeriksaan sampel swab PCR di laboratorium Balitbangkes Aceh, yang diterima Dinas Kesehatan Abdya sejak Kamis (23/7) hingga Jumat (31/7) lalu diketahui, sebanyak 17 sampel dinyatakan positif terpapar Covid-19. Sedangkan sisanya dinyatakan negatif.

Dari data 17 sampel positif dimaksud, tidak termasuk AS, 42, 1 pasien positif yang dinyatakan sembuh 29 April lalu, yang berasal dari Kecamatan Manggeng. Artinya, jumlah keseluruhan positif corona di Abdya jika ditambah pasien yang sembuh, berjumlah 18 orang.

Dari 17 sampel swab dinyatakan positif, 12 orang diantaranya merupakan tenaga medis RSUTP Abdya, termasuk satu orang tenaga dokter spesialis. Sedangkan 5 orang positif Covid-19 lainnya adalah pasien. termasuk 1 pasien diantaranya sudah meninggal dunia.

Adapun, 17 orang yang positif itu masing-masing berinisial MI, 44, NM, 29, YD, 32. Ketiganya berasal dari Kecamatan Kuala Batee.

Selanjutnya, SR, 34, ER, 36, DS, 40 dan VY, 27, asal Kecamatan Susoh. VY merupakan hasil swab kedua, dinyatakan masih tetap positif. Sedangkan DS merupakan salah seorang dokter specialis di RSUTP Abdya.

Seterusnya, EMP, 27, UM, 39, dan L, 37, asal Kecamatan Blangpidie. ES, 22, dan YR, 39, asal Kecamatan Manggeng. ES (31), asal Kecamatan Setia. D, 35, dari Kecamatan Tangan-Tangan. ML, 40, dari Kecamatan Babah Rot. ML merupakan hasil swab kedua, dinyatakan tetap positif.

Dari Kecamatan Lembah Sabil, Mar, 63, dan MS,55. Mar dinyatakan sudah meninggal dunia. Sedangkan MS merupakan istri dari almarhum Mar.(b21)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2