Waspada
Waspada » Cegah Penyebaran COVID-19 Catin Harus Jalani Rapid Test
Aceh

Cegah Penyebaran COVID-19 Catin Harus Jalani Rapid Test

IDI (Waspada): Untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19, seluruh calon pengantin (Catin), para wali nikah dan saksi akad nikah, akan dilakukan rapid test. Sehingga Kantor Urusan Agama (KUA) perlu membangun koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 baik tingkat kabupaten maupun kecamatan.

“Disaat rapid test menunjukkan hasil reaktif, maka siapapun harus segera dilakukan swab test. Jika benar-benar terpapar, maka harus dilakukan isolasi hingga dinyatakan sembuh atau hasil swab test negatif,” kata Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib, SH, di Idi, Rabu (12/8).

Beberapa kasus mulai bermunculan di Aceh Timur, dimana awalnya kasus COVID-19 merupakan kasus impor yakni karyawan PT Medco EP Malaka. Bahkan kini kasus COVID-19 terus naik hingga saat ini sudah berada di angka tujuh kasus dengan rincian tiga pasien COVID-19 sembuh dan dinyatakan negatif dan tiga lainnya masih menjalani isolasi mandiri.

“Karenanya kami berharap Kanwil Kemenag Aceh dan Kemenag Aceh Timur menerapkan syarat utama pelaksanaan akad nikah adalah catin, saksi dan wali nikah harus menjalani rapid test,” tutur Rocky seraya mengharapkan, kegiatan akad nikah dalam masa COVID-19 diharapkan tetap berjalan sesuai dengan protokol kesehatan.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, H. Iqbal, M.Ag, menjawab Waspada di sela-sela kunjungan ke Aceh Timur mengatakan, pelaksanaan akad nikah di KUA tetap mengikuti protokol kesehatan, tetapi terkait rapid test untuk para catin, saksi dan wali dalam akad nikah akan diterapkan secara bertahap.

“Soal ini (rapid test catin–red) sangat bagus, karena tujuannya untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 di Aceh, khususnya di Aceh Timur. Teknis dan mekanismenya nanti kita akan lakukan rapat dengan melibatkan seluruh kemenag kabupaten/kota,” kata H. Iqbal seraya berharap, pelaksanaan akad nikah diminta tetap menjaga jarak dan hindari kontak.

Dalam Kunker ke Aceh Timur, H. Iqbal juga sempat menyerahkan Kartu Nikah berbentuk dan setipis kartu kredit. Di kartu nikah tersebut terpasang foto pasangan suami dan istri yang telah melangsungkan akad nikah secara sah. Bahkan di kartu itu juga terdapat kode batang atau barcode, dimana saat dipindai akan terkoneksi dalam aplikasi online Sistem Informasi Manajemen Nikah (simkah). (b11)

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, H. Iqbal (kanan) didampingi Kepala Kanwil Kemenag Aceh Timur, H. Salman (kiri) menyerahkan kartu nikah ke pasangan suami dan istri dalam launching kartu nikah di MAN Insan Cendekia Aceh Timur di Idi, Rabu (12/8). Waspada/M. Ishak/B.

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2