Waspada
Waspada » Butuh 2L Menghindari Investasi Bodong
Aceh

Butuh 2L Menghindari Investasi Bodong

 

BANDA ACEH (Waspada): Ketua Satgas Waspada Investasi Pusat, Tongam L. Tobing mengatakan masyarakat perlu memperhatikan Legal dan Logis (2L) dalam melakukan investasi keuangan yang ditawarkan berbagai pihak.

“Dalam melakukan investasi di sektor keuangan perlu di cek 2L. Apakah jasa keuangan itu legal dan logis,” ujar Tongam L. Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi Pusat, Kamis (8/4) sore di kantor OJK Aceh di Banda Aceh.

Saat sosialisasi dan diskusi dengan wartawan, Tongam menegaskan legalitas usaha investasi itu perlu diketahui lebih dulu sebelum bertransaksi. “Lalu apakah benar keuntungan mudah yang ditawarkan, masuk akal apa tidak,” terangnya.

Karena itu, Tongam minta masyarakat perlu berhati-hati dalam memanfaatkan usaha investasi dengan keuntungan besar yang ditawarkan. Jangan sampai mudah tergiur tapi nanti bisa merugikan penggunanya,” cetusnya.

Dalam sosialisasi dan diskusi Waspada Investasi dan Tindak Pidana Sektor Jasa Keuangan, yang juga dihadiri Irjen Pol Suharyono, Penyidik Utama Departemen Penyidikan Jasa Keuangan OJK, Tongam mengatakan Satgas Waspada Investasi itu diwakili 13 kementerian dan lembaga.

Pada tahun 2020 entitas yang sudah ditangani Satgas Waspada Investasi terdiri dari investasi ilegal 349, fintech peer-to-peer landing ilegal 1.026 dan gadai ilegal 75.

Pada tahun 2021 hingga bulan Maret yang ditangani investasi ilegal 42, fintech peer-to-peer landing ilegal 184 dan gadai ilegal 75.

“Sekarang ada 148 pinjamam online yang legal sementara pinjaman online yang ilegal mencapai 3.107. Jadi perlu hayi-hati,” sebut Tongam yang juga meminta masyarakat tidak bertransaksi dengan usaha gadai swasta ilegal.

Karenanya, Tongam kembali mengingatkan masyarakat untuk menggunakan usaha gadai yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Memberantas investasi bodong perlu dukungan dan partisipasi masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan itu dipandu Yusri Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Aceh serta turut dihadiri Hendra Jaya Sukmana, Direktur Kebijakan Penyidikan, Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK. (b05)

 

Ketua Satgas Waspada Investasi Pusat, Tongam L. Tobing saat berdiskusi dengan wartawan, Kamis (8/4) sore di kantor OJK Aceh di Banda Aceh. Waspada/Muhammad Zairin

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2