Waspada
Waspada » Bupati Pidie Pantau Banjir Dan Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sungai
Aceh Headlines

Bupati Pidie Pantau Banjir Dan Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sungai

Bupati Pidie Roni Ahmad, bisa disapa busyik (pakai kupiah merah) memantau pembersihan sungai Grong-grongGrong-grong, Rabu (20/1) malam. Bupati Pidie Pantau Banjir Dan Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sungai. Waspada/Muhammad Riza
Bupati Pidie Roni Ahmad, bisa disapa busyik (pakai kupiah merah) memantau pembersihan sungai Grong-grongGrong-grong, Rabu (20/1) malam. Bupati Pidie Pantau Banjir Dan Kerahkan Alat Berat Bersihkan Sungai. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Bupati Pidie Roni Ahmad, SE malam-malam memantau langsung beberapa lokasi banjir yang menggenangi pemukiman warga.

Abusyik, sapaan akrab Roni Ahmad, juga mengerahkan alat berat membersihkan bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Paya Reube, persisnya di tepian pusat pasar Kecamatan Grong-grong, Kabupaten Pidie, Rabu (20/1) malam.

Untuk antisipasi meluasnya banjir di Kabupaten Pidie, Bupati Pidie Roni Ahmad mengerahkan beberapa unit alat berat jenis Beko untuk membersihkan kayu-kayu berukuran besar yang tertahan di bawah jembatan Grong-grong dan jembatan Lampoih Tuah.

Bupati Pidie Roni Ahmad, SE alias Abusyik didampingi Plt Kadis PUPR Buchari, AP, Camat Grong-grong Nasrinah Hanim, terlihat memimpin langsung pembersihan kayu-kayu besar yang tersangkut di bawah jembatan Pasar Grong-grong tersebut.

Disela-sela memimpin pembersihan sungai, Bupati Pidie Roni Ahmad menyampaikan, masyarakat secara bersama-sama harus siap mencegah, melindungi dan menjaga kebersihan di sekitar sungai, dengan sama-sama menjaga lingkungan dan kebersihan sungai maka dapat mengurangi terjadinya banjir.

“Tapi, bagaimana cara mencegah datangnya banjir. Salah satunya masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke dalam sungai,” ungkap Roni Ahmad.

Menurut Abusyik, meluapnya air sungai tersebut menyebabkan beberapa gampong di Kecamatan Grong-grong tergenang air bah. Diantaranya, Gampong Mee Paya, Gampong Baroh, Mesjid Beureuleung, Karieng, Keude Grong grong, semua terendam.

Banjir ini kata Abusyik, merupakan banjir kiriman dari Kecamatan Padang Tiji. Kata Abusyik akibat banjir kiriman tersebut, satu unit tanggul di Gintong amblas akibat tebing sungainya terkikis air yang mengalir deras.

Abusyik mengungkapkan, sejak Minggu malam terjadinya banjir, Ia bersama beberapa stafnya langsung meninjau lokasi banjir, serta melakukan penanganan bencana banjir di sejumlah kecamatan.

Kata dia, kehadirannya berada langsung turun ke lokasi, untuk memastikan bahwa segala sesuatu dalam hal penanganan kebencanaan di wilayah Pidie berjalan dengan baik.

”Kami sudah menginstruksikan Dinas Sosial, BPBD dan Dinas PUPR, Dinkes dan instasi terkait lainnya untuk cepat menangani permasalahan di lapangan. Kami juga meminta Camat agar tetap fokus memantau situasi. Kemudian, mengimbau kepada masyarakat harus tetap siaga terhadap bencana banjir ini, apalagi hujan yang terus mengguyur wilayah Pidie serta meminta dinas terkait untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat yang memerlukan bantuan dalam kondisi tanggap darurat di tempat atau lokasi pengungsian” tegas Bupati Pidie Roni Ahmad, SE.

Terhadap dampak banjir yang ditimbulkan, Abusyik menginstruksikan kepada dinas-dinas terkait, seperti Dinsos, Dinkes, PUPR, Dinas Pertanian dan BPBD untuk segera melakukan pendataan terhadap insfrastruktur yang rusak, baik itu milik pemerintah maupun rumah dan tanaman-tanaman warga. (b06)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2