Waspada
Waspada » Bupati Kukuhkan Penera Disperindagkop Aceh Singkil
Aceh Ekonomi

Bupati Kukuhkan Penera Disperindagkop Aceh Singkil

Bupati Dulmusrid didampingi Wabup Sazali didampingi Kadisperindagkop usai pengukuhan dan menyerahkan SK kepada dua Penera, Jumat, (11/12). Bupati kukuhkan Penera Disperindagkop Aceh Singkil. Waspada/Arief H.
Bupati Dulmusrid didampingi Wabup Sazali didampingi Kadisperindagkop usai pengukuhan dan menyerahkan SK kepada dua Penera, Jumat, (11/12). Bupati kukuhkan Penera Disperindagkop Aceh Singkil. Waspada/Arief H.

SINGKIL (Waspada): Bupati Aceh Singkil mengukuhkan dua petugas Penera Disperindagkop, pada Meeting Zoom bersama Kementerian Perdagangan.

Dalam meeting zoom serangkaian penilaian pembentukan Unit Metrologi Legal Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop) di Aceh Singkil yang berlangsung di Aula Bappeda Aceh Singkil, Jumat (11/12).

Dalam sambutannya pada meting zoom bersama Direktur Metrologi Kementerian Perdagangan, Bupati Dulmusrid menginstruksikan Disperindagkop harus segera melengkapi syarat dan memenuhi standar yang sudah ditentukan sesuai aturan.

“UPTD Unit Metrologi Legal harus segera dibangun di Aceh Singkil,” sebut Dulmusrid. Sebab katanya, Unit Metrologi Legal memiliki bagian penting menunjang ekonomi masyarakat yang lebih baik.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagang tentang Unit Metrologi Legal, mengharuskan setiap kabupaten/kota memiliki unit untuk melindungi konsumen.

Unit metrologi sebagai langkah persiapan tera ulang alat ukur dan sekaligus pengawasan, sehingga terciptanya perlindungan konsumen dan hasil kebenaran alat ukur Pompa SPBU, maupun Ram Sawit dan timbangan pasar, ucap Dulmusrid.

Sementara itu, mewakili Direktur Metrologi Kementerian Perdagangan langsung dari Jakarta, dalam meeting zoom bersama Bupati, Wabup Sazali, Anggota Dewan Aminullah Sagala serta pejabat lainnya mengatakan, atas dukungan Bupati, ini merupakan langkah awal kemajuan metrologi di Kabupaten Aceh Singkil.

Ini bisa menjadi contoh salah satu kabupaten di Provinsi Aceh, dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap perlindungan konsumen, sebutnya.

Sementara itu, laporan Kadis Perindagkop UKM berdasarkan UU Nomor:2 tahun 1981 tentang metrologi legal, berupa pengawasan dan tera ulang alat ukur. Disebutkannya, saat ini Disperindagkop telah memiliki tenaga khusus Penera yang telah mengikuti Uji Kompetensi di Bandung.

Untuk rencana pembentukan unit metrologi ini, Disperindagkop telah memiliki sarana transportasi 3 unit sepeda motor dan 1 mobil, serta peralatan metrologi diantaranya 500 kg anak timbangan.

Saat ini terdaftar ada 49 unit timbangan dan 4 SPBU. Diantaranya ada di 22 pasar tradisional, 4 minimarket, 15 timbangan toko emas dan 1 AMP di Kec. Danau Paris. Namun masih membutuhkan laboratorium untuk penyimpanan peralatan dan anak timbangan yang kurang 1.500 kilogram lagi, terang Faisal.

Dalam kesempatan itu, Bupati Dulmusrid turut menyerahkan secara simbolis sertifikat pengusaha yang sudah dilakukan tera ulang. (b25)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2