KUTACANE (Waspada): Harjidin tokoh masyarakat yang mewakili empat kecamatan di Aceh Tenggara mengucapkan terima kasih atas kinerja Bupati yang super cepat dalam menanggapi keluhan masyarakat.
Kinerja Bupati super cepat menangapi keluhan masyarakat seperti sirup gratis untuk lebaran ini, yang sebelumnya dihilangkan, tidak didapatkan masyarakat saat lebaran. Kemudian jalan samping Gedung Olahraga atau depan kantor PWI saat ini sudah bisa dilalui kenderaan roda empat yang sebelumnya tidak bisa dilalui baik kenderaan roda dua maupun kenderaan roda empat.
Demikian juga halnya, pupuk subsidi harga sudah normal saat ini yang sebelumnya langka dan melambung harganya, jembatan Natam putus total akibat dihantam arus Sungai Alas pada dua hari yang lalu
akhirnya dalam waktu satu hari dapat selesai dikerjakan sebagai jembatan darurat.

“Alhamdulillah, oprit jembatan yang amblas ke dasar sungai bisa dilalui kenderaan roda dua dan pejalan kaki, begitu juga dengan keluhan masyarakat lainnya, Bupati Aceh Tenggara sigap dan tanggap,” kata Harjidin tokoh masyarakat yang mewakili Kecamatan Lawe Sumur, Babussalam, Bambel dan Kecamatam Lawe Bulan saat momen Halalbihalal di kediaman Bupati Salim Fakhry di Desa Muara Lawe Bulan (Kuta Penglihatan) Kecamatan Babusallam, Kamis (3/4).
Halalbihalal dihadiri Forkopimda, Sekda Yusrizal, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), DPRK, Forkopimcam, serta para-para tokoh masyarakat se-Aceh Tenggara dan Wakil Bupati Aceh Tenggara, dr Heri Al Hilal beserta Isteri, dr Irawati, Pengulu Kute, Imam Mukim serta tamu undangan lainnya.
Selain mengucapkan terima kasih, Harjidin mengatakan, doa mereka menyertai semoga di dalam kepemimpinan Bupati HM Fakhry 5 tahun ke depan dapat memberantas Narkoba yang sedang marak di Aceh Tenggara yang menimbulkan perilaku-perilaku kriminal yang merugikan masyarakat seperti pencurian, tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, dalam kepemimpinan Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry dan Wakil Bupati Heri Al Hilal, Salim Fakhry mengatakan dalam 5 tahun ke depan optimis memberantas Narkoba. “Dalam kepemimpinan kami yang baru satu bulan 18 hari dan selanjutnya sampai 5 tahun ke depan akan beroptimis memberantas Narkoba. Dan bulan April ini kami akan melakukan gebrakan untuk pemberantasan Narkoba hingga ke akar-akarnya,” jelas Bupati
Bukan hanya Narkoba, untuk menindak lanjuti oknum-oknum yang membuka kafe remang-remang, Bupati menegaskan ke Satpol PP dan WH untuk menertibkan serta menutup kafe remang-remang yang ada di Aceh Tenggara. “Dalam kepemipinan kami Insha Allah dalam kebersamaan, kita bisa memperbaiki Aceh Tenggara ke arah yang lebih ke depannya,” kata Salim.
Bupati juga meminta agar selalu memberi masukan, nasihat dan kontribusi ide untuk memajukan Aceh Tenggara. “Kami mohon untuk selalu memberikan sumbangsih pemikiran dan saran yang konstruktif untuk kemajuan Aceh Tenggara,” tutup Salim Fakhry.
Respon cepat Bupati, dalam kegiatan Halalbihalal tersebut, Bupati juga menyinggung penangkapan oknum pelaku pengoplosan beras di Desa Terutung Seprai Kecamatan Bambel pada Rabu (2/3). Salim Fakhry didamping istri Hj Nurjanah Pasaribu meminta Kapolres AKBP R. Doni Sumarsono yang juga hadir di kegiatan tersebut, agar oknum yang ditangkap ditindaklanjuti secepat mungkin, harap Salim menambahkan. (cseh)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.